Menperin: Ultrajaya (ULTJ) Siapkan Investasi Rp 1,14 Triliun untuk Pasok Susu Program MBG
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) akan berinvestasi senilai Rp 1,14 triliun guna memperkuat pasokan susu UHT untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Menperin menjelaskan industri pengolahan susu memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat, sekaligus menunjang program prioritas pemerintah.
Baca Juga
BGN Targetkan 32.000 SPPG dan 82,9 Juta Penerima Manfaat MBG pada April 2026
“Industri pengolahan susu nasional harus mampu menjawab kebutuhan program MBG, baik dari sisi kapasitas produksi, kualitas produk, maupun keberlanjutan pasokan bahan baku. Pemerintah memacu industri untuk terus berinvestasi dan bermitra dengan peternak dalam negeri,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Ultrajaya (ULTJ) sebelumnya telah mengoperasikan pabrik baru di Kawasan Industri MM 2100, Cibitung, Kabupaten Bekasi, sejak 8 Desember 2025. Fasilitas tersebut memiliki tiga lini produksi susu UHT kemasan 125 ml dan 200 ml yang diarahkan untuk kebutuhan program MBG, dengan penambahan lini produksi direncanakan pada Maret 2026.
Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika menambahkan, pabrik Ultrajaya telah menerapkan teknologi industri 4.0 untuk meningkatkan daya saing. “Penerapan teknologi industri 4.0 terbukti dapat meningkatkan efisiensi, menghemat energi, meningkatkan produktivitas, serta menjaga kualitas produk,” ujarnya.
Teknologi yang digunakan mencakup Automated Guided Vehicle (AGV), autopilot forklift, Manufacturing Execution System (MES), serta sistem manajemen gudang berbasis Automated Storage and Retrieval System (ASRS). Pabrik juga dilengkapi fasilitas Waste Water Treatment Plant (WWTP) berbasis ultrafiltration untuk mendaur ulang limbah cair.
Baca Juga
Gibran Sebut MBG Jadi Investasi SDM Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas
Dari sisi hulu, Ultrajaya mengelola dua peternakan sapi perah di Bandung dan Sumatera Utara dengan populasi sekitar 7.000 ekor sapi perah, serta menyiapkan tambahan investasi untuk 4.000 ekor sapi guna memperkuat pasokan susu segar dalam negeri.
Ke depan, Kemenperin mendorong Ultrajaya (ULTJ) untuk meningkatkan pemanfaatan susu segar lokal untuk mendukung program MBG serta mengikuti seleksi National Lighthouse Industry 4.0 sebagai percontohan industri pengolahan susu berbasis teknologi dan otomasi.
Sebelumnya, Kemenperin telah menjalankan program digitalisasi Tempat Penampungan Susu (TPS) guna menjaga kualitas, kandungan protein, dan kesegaran susu segar melalui penguatan investasi, teknologi digital, serta sinergi bersama peternak dan koperasi susu.

