Pantas Sahamnya Terbang 969%, Satria Mega (SOTS) Akuisisi Perusahaan Ini hingga Rancang Rights Issue
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) akan berinvestasi di PT Dwimukti Graha Kencana (PT DGK). Kedua perusahaan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait rencana investasi tersebut pada 13 Januari 2026.
Secara bersamaan SOTS akan menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue untuk mendanai investasi tersebut.
Baca Juga
IHSG Turun Tipis, tapi Saham SOTS, KRAS, hingga LABA justru Melesat
Manajemen SOTS dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/1/2025), menyebutkan bahwa DGK merupakan entitas afiliasi dengan kegiatan usaha restoran, kafe, bar, dan perdagangan, serta mengoperasikan tempat usaha Desa Kitsune di Bali. “Dana investasi SOTS ke PT DGK direncanakan berasal dari hasil rights issue,” tulis keterangan resmi tersebut.
Melalui penyertaan modal ini, manajemen SOTS menyebutkan, Satria Mega (SOTS) akan menjadi pemegang saham pengendali PT DGK. “MoU tersebut menjadi dokumen awal yang berisi komitmen umum para pihak, tahapan utama transaksi, serta ketentuan pelaksanaan yang akan diselesaikan melalui perjanjian definitif terpisah dan tunduk pada sejumlah prasyarat,” terangnya.
Sebelumnya SOTS telah mengumumkan rencana rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 31 Maret 2026. Jadwal pelaksaan tersebut diubah dari rencana awal pada 28 Januari 2026.
Baca Juga
Net Buy Jumbo Rp 1,98 Triliun, Ada Saham MSIN, MBMA, hingga BBNI Diborong Pemodal Asing
Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan lompatan harga saham SOTS dalam tiga bulan terakhir, bahkan saham ini sempat mengalami suspensi perdagangan berkali-kali dipicu atas lompatan harga tersebut.
Pada penutupan perdagangan saham hari ini, saham SOTS kembali melambung hingga auto reject atas (ARA) sebanyak Rp 800 (24,84%) menjadi Rp 4.020. Adapun kenaikan harga sepanjang 2026 berjalan telah lebih dari 183%. Saham SOTS juga mencatatkan kenaikan harga lebih dari 969% dalam tiga bulan terakhir.

