IHSG Sebelum Natal Berbalik Menguat 0,15%, Saham ASJT, BCIP, dan KUAS Paling Ceria
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berbalik menguat pada pembukaan perdagangan Rabu (24/12/2025), sehari sebelum Natal berlangsung. IHSG dibuka pada level 8.597,38 atau naik sekitar 13 poin (0,15%).
Adapun nilai transaksi sebesar Rp 3,22 triliun dengan volume transaksi sebanyak 5,71 miliar saham, serta frekuensi perdagangan sekitar 479 juta kali. Sebanyak 240 saham naik, 279 saham turun, dan 172 saham stagnan.
Penguatan IHSG ditopang mayoritas sektor saham, yakni non-primer, keuangan, infrastruktur, properti, bahan baku, industri, teknologi, dan kesehatan. Sisanya, dua indeks saham sektor properti dan transportasi melemah pagi ini.
Baca Juga
IHSG Ditutup Turun 0,71% ke Level 8.584, Sektor Properti hingga Keuangan Jadi Pemicunya
Saham dengan penguatan saham terbesar pada pembukaan sesi I hari ini, antara lain saham ASJT menguat 24,94% menjadi Rp 202, BCIP naik 20% menjadi Rp 84, dan saham KUAS naik 19,74% ke posisi Rp 91.
Sementara dari sisi top losers, saham PJHB mengalami pelemahan terbesar sekitar 13,95% menjadi Rp 222, MEDS turun 12,94% menjadi Rp 74, dan SMLE terkoreksi 10% menjadi Rp 153.
Sebelumnya, IHSG terkoreksi 61,06 poin (0,71%) ke level 8.584,78 pada penutupan perdagangan Selasa (23/12/2025). Sepanjang hari indeks bergerak pada rentang 8.566,99-8.656,65.
Baca Juga
Kehilangan Tenaga Jelang Libur Nataru, IHSG Melemah 0,37% di Sesi I
Merujuk data perdagangan BEI, volume perdagangan mencapai 41,30 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 24,37 triliun. Frekuensi transaksi sebanyak 2,75 juta kali, dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 15.717,95 triliun. Sebanyak 373 saham melemah, sementara 275 saham menguat dan 157 saham bergerak stagnan.
Pelemahan indeks melanda sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 0,81%, kesehatan 0,66%, barang baku 0,37%, transportasi 0,45%, keuangan 0,81%, properti 1,24% dan konsumer non primer 0,45%. Sebaliknya penguatan didukung sektor teknologi, infrastruktur, industri dan konsumer primer.
Pada daftar top gainers, saham ATAP memimpin penguatan 25% atau naik 104 poin ke level Rp 520. Kemudian saham PADA turut menyentuh auto reject atas (ARA), menguat 56 poin atau 25% ke harga Rp 280.
Saham INET juga mencatatkan kenaikan 170 poin atau 24,82% ke level Rp 855. Diikuti saham SKBM yang naik 150 poin atau 24,79% ke posisi Rp 755 dan saham MEDS yang menguat 16 poin atau 23,19% ke level Rp 85.

