Memanfaatkan Kripto untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Poin Penting
| ● | Esther Sri Astuti menilai kripto dapat menjadi pintu masuk investasi bagi mahasiswa dan generasi muda. |
| ● | Esther menekankan bahwa peningkatan tabungan dan investasi masyarakat—termasuk melalui kripto. |
| ● | Generasi muda dianggap memiliki modal kuat sebagai digital native untuk memanfaatkan peluang aset digital. |
JAKARTA, investortrust.id - Kripto menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik bagi generasi muda. Menurut Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti, kripto dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan investasi dan tabungan.
Hal itu diungkapkan Esther dalam acara Investortrust Goes To Campus bertajuk Kripto Untuk Mahasiswa: "Melek Ilmu Cuan Mengalir" di Binus University, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
"Kenapa sih kripto ini penting gitu kan. Nah kripto ini penting karena yang pertama ya sudah ada mulai investasi, mulai nabung ya kan. Berarti kita sungguh sangat gembira. Karena negara yang maju itu misalnya tingkat investasi dan tingkat tabungannya itu besar gitu ya," ujar Esther.
Esther menjelaskan, di Indonesia, masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan keuangan formal, sehingga kripto dapat menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan inklusi keuangan. Terlebih, sekitar 80% masyarakat Indonesia masih unbankable.
Baca Juga
Pegiat Kripto Sulianto Indria Putra Ungkap Pergerakan Pasar Kripto Dipengaruhi oleh Banyak Faktor
Lebih lanjut, Esther menyebut, pentingnya kripto juga terletak pada kemampuannya meningkatkan tingkat tabungan dan investasi, yang kemudian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam teori ekonomi, investasi dan tabungan yang tinggi dapat meningkatkan produk domestik bruto (PDB) dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dengan demikian, Esther mengharapkan dengan banyaknya orang yang menabung dan berinvestasi, terutama di bidang kripto, dapat membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, seperti yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo sebesar 8%. Ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam investasi dan tabungan dapat berperan penting dalam mencapai tujuan ekonomi nasional.
"Kalau teman-teman di sini banyak yang nabung, banyak yang investasi, sedikit yang konsumsi. Nah itu juga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apalagi Pak Presiden Prabowo ya punya target pertumbuhan ekonomi sekitar 8%. Jadi biar gak omon-omon tolong dibantu teman-teman," ucap Esther.
Baca Juga
Di sisi lain, Esther membeberkan bahwa generasi muda saat ini memiliki endowment factor yang kuat sebagai digital native. Modal ini membuat mereka lebih siap beradaptasi dan memanfaatkan peluang di aset digital.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa potensi imbal hasil tinggi selalu disertai risiko tinggi. Oleh karena, penting untuk memahami analisis fundamental dan teknikal, terutama terkait pengumuman politik dan ekonomi global.
"Makanya harus tahu ilmunya ya. Nah analisis fundamental dan analisis teknikal itu harus teman-teman kuasai ya. Bagaimana ketika pengumuman ya political announcement, kemudian macroeconomic announcement misalnya bank federal reserve dari Amerika itu mengumumkan tingkat suku bunga naik atau turun, itu pasti berpengaruh terhadap kripto. Jadi itu sudah ada teorinya dan proven ya. Jadi itu salah satu analisis fundamental yang teman-teman harus tahu juga gitu," pesan Esther.

