Pemerintah Targetkan Kapitalisasi Pasar Modal 120% PDB pada 2045
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor keuangan nasional melalui agenda reformasi besar-besaran yang sedang dijalankan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan rasio kapitalisasi pasar modal terhadap produk domestik bruto (PDB) dapat mencapai 120% pada 2045 mendatang. Pasalnya, hingga kini kapitalisasi pasar modal terhadap PDB masih mencapai 50%.
Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Arief Wibisono dalam acara Investortrust Capital Market Forum 2025 yang digelar di JW Marriot Hotel, Jakarta.
Baca Juga
Dubes India Sebut Indonesia Bisa Adopsi Model 225 Juta Investor Ritel India
"Pada tahun 2045, target kita, termasuk kapitalisasi pasar modal akan meningkat hingga sekitar 120% dari GDP. Ini adalah target ambisius," ucap Arief di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Arief menilai, kapasitas sektor finansial untuk bekerja sebagai sumber utama penyumbang utama Indonesia masih terbatas. Maka dari itu pemerintah akan mendorong transformasi demi memperkuat struktur sektor finansial untuk memberikan kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Terdapat empat pilar utama yang tengah dilakukan pada transformasi sektor finansial di dalam negeri, di antaranya adalah penguatan struktur sektor finansial, perbaikan fungsi intermediasi, serta peningkatan peran institusi keuangan non-bank dalam mendukung inklusi keuangan.
"Pemerintah tidak dapat melakukannya sendiri. Sektor swasta juga tidak dapat melakukannya sendiri. Universitas, industri, investor, dan institusi kebijakan, semuanya memiliki peran penting," terangnya.

