The Fed Suntik Likuiditas, Bitcoin ‘Rebound’ ke Atas US$ 92.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga Bitcoin (BTC) terapresiasi 6,85% dalam 24 jam terakhir dan menyentuh level US$ 92.987 pada Rabu (3/12/2025) pukul 14:49 WIB. Hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak di sekitar US$ 89.000 - US$ 94.000 dengan Ethereum berpotensi bergerak di sekitar US$ 3.000 - US$ 3.200.
Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha menilai, hal tersebut menunjukkan reaksi pasar atas suntikan likuiditas The Fed.
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) tersebut menggelontorkan dana sebesar US$ 13,5 miliar melalui operasi overnight repo, bertepatan dengan berakhirnya kebijakan quantitative tightening (QT) pada Senin (1/12/2025). Quantitative tightening adalah kebijakan moneter di mana bank sentral mengurangi jumlah uang beredar dalam perekonomian.
Injeksi likuiditas ini merupakan tambahan dari operasi repo pagi hari senilai US$ 25 miliar, dengan jaminan yang diterima The Fed mencakup US$ 12,5 miliar US Treasuries dan US$ 12,5 miliar mortgage-backed securities (MBS). Operasi ini menjadi salah satu yang terbesar sejak tahun 2020.
“Lonjakan permintaan repo menunjukkan kondisi likuiditas yang mengetat, mirip dengan krisis repo 2019,” jelas Panji pada Rabu (3/12/2025).
Injeksi likuiditas yang muncul saat QT resmi berakhir, menjadi faktor penentu sentimen pasar menjelang keputusan suku bunga FOMC pekan depan, 10 Desember 2025.
Baca Juga
Saham MicroStrategy (MSTR) juga rebound 0,68% di sesi pre-market. MicroStrategy juga mengumumkan pembelian BTC tambahan senilai US$ 11,7 juta menjadi 650.000 BTC.
Di sisi lain, Vanguard, salah satu manajer aset terbesar di dunia dengan dana kelolaan US$ 11 triliun dan lebih dari 50 juta nasabah, resmi mengakhiri sikap anti-crypto bertahun-tahun.
Mulai Selasa kemarin, Vanguard mengizinkan perdagangan ETF dan reksadana berbasis aset digital di platform brokerage-nya, serupa dengan perlakuan terhadap aset niche seperti emas.
“Keputusan ini membuka akses investasi kripto teregulasi bagi jutaan nasabah baru,” menurut Panji.
Meskipun tidak meluncurkan produk sendiri, Vanguard kini mendukung sebagian besar ETF kripto teregulasi, termasuk produk Bitcoin, Ether, XRP, dan Solana. Hal ini dipercaya mempercepat integrasi aset digital ke dalam pasar keuangan tradisional.
ETF Bitcoin spot sendiri telah mengelola aset hampir US$ 120 miliar sejak diluncurkan.

