Ekspansi ke Timur Tengah, TransTRACK Pamer Solusi Maritim di Qatar
Poin Penting
|
JAKARTA, investrortrust.id - TransTRACK memperluas ekspansi bisnisnya di kawasan Timur Tengah dengan menampilkan rangkaian solusi maritim berbasis IoT dan AI pada Marine & Offshore Qatar International Expo & Conference 2025 di Doha. Partisipasi ini menjadi lanjutan eksplorasi pasar yang sebelumnya dilakukan melalui keikutsertaan di Fleet Safety & Sustainable Mobility Summit 2024 di Riyadh.
Ajang maritim bergengsi tersebut mempertemukan pemilik kapal, operator offshore, perusahaan energi, dan penyedia teknologi global. Tahun ini, fokus diarahkan pada digitalisasi sektor maritim seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi operasional dan keamanan rantai pasok di tengah pertumbuhan industri minyak dan gas Qatar.
TransTRACK juga mendapat kunjungan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Qatar (KBRI Qatar). Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Ridwan Hassan, menyampaikan apresiasi atas langkah ekspansi tersebut.
“TransTRACK mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi yang unggul dan berdaya saing internasional,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (23/11/2025). Ridwan berharap kehadiran ini membuka peluang jejaring serta kerja sama bisnis baru untuk perusahaan teknologi Indonesia.
Baca Juga
Sementara itu, Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital sektor maritim Qatar. Ia menyebut meningkatnya permintaan solusi digital mendorong TransTRACK memperkuat inovasi selaras dengan Qatar National Vision 2030 (QNV2030) dan National Development Strategy 3 (NDS3). “Keikutsertaan TransTRACK menegaskan komitmen menghadirkan solusi digital yang mampu mempercepat transformasi maritim,” ujar Anggia.
Di sisi lain, Co-founder dan CTO TransTRACK, Aris Pujud Kurniawan, mengungkapkan bahwa implementasi teknologi IoT dan AI TransTRACK telah mampu meningkatkan produktivitas armada hingga 40% dan menekan biaya operasional hingga 30%. “Vessel Monitoring System kami memungkinkan pemantauan kapal secara real-time dengan integrasi pelacakan posisi, konsumsi bahan bakar, dan performa mesin,” katanya.
Sejalan dengan agenda QNV2030 dan NDS3, permintaan digitalisasi maritim di Qatar terus meningkat, termasuk investasi pada teknologi IoT, automasi, digital fleet management, hingga smart port systems. Tren tersebut mendorong efisiensi energi, penguatan integrasi rantai pasok, dan penghematan biaya operasional.
Baca Juga
Dalam pameran ini, TransTRACK turut memamerkan Bunker Monitoring System, Cargo Tank Monitoring System, dan Port Surveillance System yang terintegrasi dengan platform I-Motion DJPL, guna memastikan akurasi transfer bahan bakar, meningkatkan keamanan pelabuhan, dan memperkuat efisiensi operasional mitra global.
Studi kasus yang dipresentasikan memperlihatkan dampak nyata teknologi TransTRACK dalam menekan biaya, meningkatkan keselamatan, serta memastikan kepatuhan regulasi maritim. Kehadiran di ajang internasional ini menegaskan posisi TransTRACK sebagai pionir solusi maritim Indonesia yang siap bersaing di pasar global.

