Tahun Kedua Kemitraan, Logisticsplus (LOPI) dan CRRC Fokus Modernisasi Kereta Angkutan Batubara
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Memasuki tahun kedua kemitraan strategis PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) dengan CRRC Qiqihar Co., Ltd., kedua perusahaan tengah fokus menyiapkan solusi terpadu untuk meningkatkan kapasitas angkutan batubara di Sumatra Selatan. Inisiatif ini mencakup penyediaan sarana, penguatan prasarana pendukung, hingga teknologi operasional yang ditargetkan mampu untuk mendorong kapasitas angkut 20–36 juta ton per tahun.
CRRC Qiqihar merupakan produsen sarana perkeretaapian teknologi tinggi asal Tiongkok yang bekerja sama dengan LOPI sejak 2023. CRRC menggandeng LOPI telah ditunjuk sebagai Perwakilan Resmi CRRC Qiqihar di Indonesia bekerja sama dengan PT INKA (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk penyediaan serta pengembangan sarana angkutan barang berbasis moda kereta api.
Baca Juga
LOPI Akuisisi 70% Saham Perusahaan Outsourcing hingga Bidik Lompatan Kinerja 2026
Manajemen LOPI dalam penjelasan resminya menyebutkan bahwa kemitraan tersebut mencakup penyediaan berbagai jenis sarana perkeretaapian, mulai dari gerbong batubara (coal hopper/carrier), gerbong kontainer, gerbong khusus LNG dan Hidrogen, hingga railway crane serta peralatan teknis pendukung. Selain itu, kerja sama meliputi pengembangan SDM dan fasilitas pengujian produk untuk memastikan standar keselamatan dan keandalan operasional terpenuhi.
Terkait pengembangan SDM, manajemen LOPI menyebutkan, telah digelar training teknis Batch I pada Maret 2025 di fasilitas maintenance CRRC Harbin. Peserta pelatihan merupakan engineer muda dari KAI dengan materi mencakup teknik inspeksi dan quality assurance, engineering & preventive maintenance, operasi sarana angkutan barang, hingga standar keselamatan produk.
“Program ini menjadi pondasi penting dalam peningkatan kompetensi teknis SDM perkeretaapian nasional, seiring kebutuhan modernisasi logistik berbasis kereta,” tulis manajemen melalui siaran pers diterima Investortrust di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Modernisasi Angkutan
Saat ini, LOPI dan CRRC tengah menyiapkan solusi terpadu untuk meningkatkan kapasitas angkutan batubara di Sumatra Selatan. Inisiatif tersebut mencakup penyediaan sarana, penguatan prasarana pendukung, hingga teknologi operasional yang ditargetkan mampu untuk mendorong kapasitas angkut 20–36 juta ton per tahun.
Baca Juga
Solusi ini juga meliputi desain engineering gerbong, peningkatan infrastruktur operasional, serta layanan pendukung untuk menjamin efisiensi dan stabilitas angkutan batubara jangka panjang.
LOPI juga menilai bahwa kehadiran Danantara dan formasi direksi baru KAI membuka momentum penting untuk percepatan realisasi proyek pada 2025–2026. Penyelarasan strategi di antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci modernisasi logistik kereta api nasional.

