Kontribusi PT Timah (TINS) untuk Negara Melonjak 122% pada Kuartal III-2025
JAKARTA, investortrust.id – PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan kontribusi signifikan kepada negara melalui setoran pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 1,05 triliun hingga kuartal III-2025. Realisasi ini melonjak 122,41% year on year (yoy) atau dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 473,705 miliar.
Kontribusi tersebut terdiri dari berbagai pos kewajiban perusahaan, mulai dari pajak penghasilan, PPN, royalti, bea keluar hingga iuran produksi. Seluruhnya merupakan kewajiban sebagai pemegang izin usaha pertambangan.
Corporate Secretary Timah (TINS) Rendi Kurniawan, menegaskan bahwa manajemen terus memperkuat fondasi bisnis demi menjaga peran strategis perusahaan dalam menyokong penerimaan negara. “Perusahaan terus meningkatkan fundamental bisnis untuk memperkuat kontribusi bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” ujar Rendi dalam keterangan tertulis, Rabu (19/11/2025).
Baca Juga
MIND ID Rombak Pengurus Timah (TINS), Tambah Jabatan Dua Direktur Ini
Menurutnya, capaian kontribusi tersebut menunjukkan konsistensi PT Timah dalam mendukung pembangunan nasional, meski industri pertambangan global tengah menghadapi dinamika besar.
Rendi menambahkan, kontribusi pajak dan PNBP dari PT Timah juga berperan langsung bagi pendapatan daerah penghasil melalui mekanisme bagi hasil royalti. Ia menekankan bahwa perusahaan tambang strategis harus memastikan aktivitas operasionalnya memberikan manfaat nyata bagi negara.
“Setoran PNBP dan pajak ini adalah bukti bahwa perseroan tidak hanya mengelola sumber daya alam, tetapi juga mengembalikannya untuk kepentingan masyarakat luas,” paparnya.
Manajemen juga menyatakan bahwa PT Timah terus memperkuat kepatuhan serta efektivitas pengelolaan keuangan sesuai prinsip good mining practice dan tata kelola berkelanjutan.
Baca Juga
Dorong Hilirisasi Timah dan Tembaga, Toyota Jajaki Bangun Pabrik 'Solder Paste' Rp 1,6 Triliun di RI
Selain kontribusi fiskal, PT Timah turut memperluas program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, serta pelestarian lingkungan dan budaya.
Ke depan, perseroan berkomitmen mempertahankan tren positif melalui penguatan fundamental, efisiensi operasional, dan peningkatan produksi.
“PT Timah tidak hanya ingin menjadi produsen timah, tetapi bagian penting dari upaya pemerintah meningkatkan penerimaan negara dan memperkuat perekonomian nasional,” tutup Rendi.

