Raup Dana Rp 597 Miliar, Harimas Tunggal Lepas Saham Impack Pratama (IMPC) di Bawah Harga Pasar
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Harimas Tunggal Perkasa menjual sebanyak 600 juta atau 1,09% saham PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) pada 18 November 2025. Total dana yang diraup dari penjualan tersebut mencapai Rp 597 miliar.
Manajemen IMPC dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/11/2025), menyebutkan bahwa Harimas melepas sebanyak 600 juta saham IMPC dengan harga pelaksanaan Rp 995 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 597 miliar. Nilai penjualan tersebut jauh di bawah harga penutupan kemarin Rp 2.550 per saham.
Baca Juga
Bunga Tinggi Bikin Pasar Mobil Seret, Pembiayaan Jadi Penentu Pertumbuhan Otomotif
Penjualan tersebut menjadikan total saham IMPC yang digenggam Harimas Tunggal, pemegang saham terbanyak saham IMPC, turun dari semula 41,23% menjadi 40,13%. “Penjualan ini bertujuan sebagai realisasi investasi dan meningkatkan free float saham IMPC,” tulis keterangan resmi tersebut.
Sebelumnya, Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengumumkan kenaikan laba bersih hingga kuartal III-2025 sebanyak 14,33% menjadi Rp 399,69 miliar hingga kuartal III-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 349,27 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dari Rp 2,08 triliun menjadi Rp 2,41 triliun. Kenaikan tersebut berimbas terhadap pertumbuhan laba kotor dari Rp 853,90 miliar menjadi Rp 960,14 miliar.
IMPC juga mencatatkan peningkatan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 340,51 miliar menjadi Rp 397,37 miliar. Namun laba per saham perseroan turun dari Rp 16,63 menjadi Rp 7,32 per saham.
Baca Juga
Laba Impack Pratama (IMPC) Naik 14,33%, Simak Kembali Target Harga Saham Ini
Sebelumnya, riset Sucor Sekuritas memperkirakan lanjutkan pertumbuhan mengesankan IMPC dalam beberapa tahun mendatang. Pertumbuhan didukung besarnya permintaan produk atap uPVC perseroan di tengah disrupsi atas tradisional. Sucor Sekrutias menargetkan kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 555 miliar tahun ini dan diharapkan bertumbuh menjadi Rp 673 miliar pada 2025, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 431 miliar.
Berbagai factor tersebut mendorong Sucor Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham IMPC dengan target harga Rp 410. Target tersebut juga mempertimbangkan brand Alderon yang kuat, performa keuangan solid, dan peluang akuisisi untuk memperkuat pasar perseroan.

