Terkait Penurunan Harga Saham Bank-bank Himbara, OJK Bilang Begini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penurunan harga saham di sejumlah bank himpunan bank negara (Himbara) yang terjadi belakangan ini tak mencerminkan respons terhadap kinerja secara umum.
Menurut Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal OJK Henry Rialdi, kondisi tersebut menggambarkan persepsi investor terhadap arah kebijakan ekonomi nasional yang tengah bergeser.
“Significant policy shift dengan dibentuknya Danantara, bagaimana posisi bank-bank Himbara itu dalam konteks Danantara,” ujarnya dalam Seminar Economic Outlook 2025 yang digelar Investortrust, di Ritz Carlton Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga
Net Sell Melanda Rp 1,37 Triliun, Investor Asing Obral Saham Bank Ini
Henry mengatakan, pembentukan Danantara sebagai sovereign wealth fund menjadi salah satu fokus dari perhatian pasar. Investor menilai koherensi arah dan kebijakan ekonomi pemerintah secara lebih luas, bukan hanya performa lembaga keuangan tertentu.
“Jadi just not specific institution, in term of coherency dari economic policy kita yang akan nanti dipertanyakan oleh investor itu akan trical down juga ke institusional kita,” katanya.
Baca Juga
IHSG Sepekan: Tembus Rekor Tertinggi hingga Asing Borong Saham Bank Dipimpin BBCA
Terkait koreksi saham perbankan pelat merah belakangan ini, lanjut Henry, perlu dilihat dalam konteks yang lebih makro. Bukan hanya faktor teknikal atau isu individual, melainkan bagian dari penyesuaian pasar terhadap keseluruhan trajektori kebijakan ekonomi nasional.
“Kemarin itu memang bukan hanya pertanyaan terkait dengan spesifik institusi, tapi lebih kepada overall trajectory and policy direction daripada ekonomi kita. Itu yang mungkin mengakibatkan kemarin terkait penurunan harga saham,” ucap Henry.

