Terdorong Kenaikan Pendapatan, Laba Chandra Daya (CDIA) Melonjak 269%
JAKARTA, investortrust.id – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatatkan kinerja gemilang pada kuartal III-2025. Emiten anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ini berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 83,53 juta atau melonjak 269,57% dari periode yang sama tahun lalu senilai US$ 22,60 juta.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim, Kamis (30/10/2025), lonjakan laba bersih ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang kuat. CDIA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$ 104,82 juta, naik 41,97% dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai US$ 73,83 juta.
Baca Juga
Net Buy Berlanjut Rp 784,98 Miliar, Investor Asing Borong BMRI dan BBCA
Dari sisi permodalan, ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami peningkatan signifikan. Nilai ekuitas perusahaan naik dari US$ 652,95 juta menjadi US$ 1,03 miliar, tumbuh 58,19%. Peningkatan substansial pada tiga pos utama—pendapatan, laba bersih, dan ekuitas—mencerminkan keberhasilan CDIA memperluas operasional dan meningkatkan efisiensi keuntungan.
Selain mencatatkan kinerja laba yang solid, posisi keuangan CDIA juga menguat signifikan. Hingga 30 September 2025, kas dan setara kas mencapai US$ 476,53 juta, melonjak 164,38% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar US$ 180,24 juta.
Baca Juga
Ditopang Pencatatan Keuntungan Akuisisi, Chandra Asri (TPIA) Jadi Untung US$ 1,63 Miliar
Total aset perusahaan pun tumbuh masif menjadi US$ 1,6 miliar, meningkat 48,08% dari total aset per 31 Desember 2024 yang sebesar US$ 1,08 miliar. Pertumbuhan aset ini terutama didorong oleh kenaikan aset lancar dan investasi non-lancar.
Di pasar saham, kinerja positif CDIA turut tercermin di lantai bursa. Pada penutupan perdagangan sesi II, Kamis (30/10/2025), saham CDIA emiten yang dikuasai Prajogo Pangestu ini naik 15 poin atau 0,85% ke posisi Rp 1.770. Sejak resmi listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025, saham CDIA telah melonjak 831,58%.

