Laba Indointernet (EDGE) Anjlok 53,85%, Ini Pemicunya
JAKARTA, investortrust.id – PT Indointernet Tbk (EDGE) membukukan penurunan kinerja keuangan hingga periode yang berakhir pada 30 September 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih anjlok 53,85% menjadi Rp 81,20 miliar, dibanding periode sama tahun lalu Rp 175,96 miliar
Manajemen EDGE dalam rilis laporan kinerja keuangan di Jakarta, kemarin, disebutkan penurunan laba tersebut sejalan dengan pelemahan pendapatan bersih menjadi Rp 595,11 miliar hingga kuartal III-2025, dibandingkan peroleha periode sama tahun lalu Rp 769,78 miliar. Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan menurun menjadi Rp 317,62 miliar dari Rp 452,09 miliar, sehingga laba bruto melemah dari Rp 317,69 miliar menjadi Rp 277,50 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya beban usaha, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 84,42 miliar dari periode sama tahun 2024 mencapai Rp 72,62 miliar, sedangkan beban penjualan relatif stabil di kisaran Rp 3,48 miliar.
EDGE juga mencatat beban bunga pinjaman yang naik signifikan menjadi Rp 76,50 miliar, dibandingkan hingga September 2024 hanya Rp 15,28 miliar. Selain itu, perseroan membukukan beban operasi lainnya sebesar Rp 16,77 miliar, berbalik dari pendapatan operasi lainnya sebesar Rp 294 juta pada 2024.
Baca Juga
Hingga September 2025, DCI Indonesia (DCII) Cetak Lompatan Laba Atribusi 83,53%
Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp 98,67 miliar, turun dari Rp 228,56 miliar pada kuartal III-2024. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 17,47 miliar (tahun sebelumnya Rp 52,60 miliar), laba periode berjalan perseroan melemah menjadi Rp 81,20 miliar, lebih rendah dibanding Rp 175,96 miliar.
Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan kinerja keuangan perusahaan sejenis, PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yang justru berhasil mengerek naik secara signifikan laba bersih lebih dari 83%. Peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan.

