BEI Unsuspensi Saham NTBK dan NIRO, Penguatan bakal Berlanjut?
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pembukaan kembali perdagangan saham PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) dan PT City Retail Developments Tbk (NIRO) mulai sesi I, Senin (27/10/2025). Status perdagangan kedua saham tersebut resmi beralih menjadi unsuspensi.
Pembukaan kembali ini menandai berakhirnya masa suspensi yang sebelumnya dikenakan. Dengan demikian, investor kini kembali dapat memperdagangkan saham NTBK dan NIRO di seluruh sistem perdagangan BEI seperti biasa. Hanya saham, saham NTBK hanya bisa diperdagangkan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanims perdagangan full call auction (FCA) hari ini.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Pantau 3 Saham Dipimpin BMRI
Sebelumnya saham NTBK terkena suspensi kedua sejak 10 Oktober 2025 dipicu atas lompatan harga lebih dari 155% menjadi Rp 148 dalam sebulan terakhir sebelum disuspensi. Lompatan harga tersebut sejalan dengan rencana perseroan mulai memasarkan kendaraan truk listrik di Indonesia.
Manajemen NTBK dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan lalu menyebutkan bahwa perseroan tengah memasuki tahapan penelitian untuk peluncurkan kendaraan EV 4x4 Double Cabin (Qingling). Tahapan penelitian ditargetkan tuntas akhir Desember 2025, sehingga bisa dilanjutkan ke tahap perseroan produksi massal.
Baca Juga
AS-China Capai Konsensus Awal Soal Mineral Kritis dan Perang Tarif Jelang Pertemuan Trump-Xi
Manajemen NTBK menambahkan perseroan berharap bisa memerolah sertifikat laik fungsi (SLF) guna memperoleh izin usaha industri (IUI). Perseroan juga akan melanjutkan uji tipe kendaraan tersebut dari Kementerian Perhubungan dan selanjutnya pendaftarkan ke Korps Lalu Lintas Kepolisian. Sedangkan total dana yang dibutuhkan untuk pengembangan dan komersialisasi truk listrik tersebut setara dengan Rp 32 miliar.
Terkait saham NIRO telah terjadi lonjakan lebih dari 128% menjadi Rp 274 dalam sebulan terakhir atau sebelum terkena suspensi pertama pada 24 Oktober. Bahkan, saham NIRO menguat hingga auto reject atas (ARA) selama tiga hari beruntun.

