IHSG Sepekan: Tembus Rekor Tertinggi hingga Asing Borong Saham Bank Dipimpin BBCA
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini ditutup melesat 4,50% dari Rp 7.915 menjadi ke rekor tertinggi tertinggi baru mingguan 8.271. Bahkan, intraday sempat menembus level all time high (ATH) 8.351.
Kenaikan tersebut memicu kapitalisasi pasar (market cap) BEI melesat 3,31% menjadi Rp 15.234 triliun pekan ini. Adapun rata-rata nilai transaksi saham pekan ini turun menjadi Rp 22,28 triliun, dibandingkan pekan sebelumnya Rp 27,45 triliun.
Baca Juga
Inflasi AS September Lebih Rendah dari Perkiraan, Buka Jalan Pemangkasan Bunga Fed
Kenaikan IHSG tercatat yang tertinggi di Asia Tenggara dan mengalahkan bursa saham SET Index Thailand dengan kenaikan 3,08%, indeks Strait Times naik 2,15%, dan indeks bursa Kuala Lumpur naik 0,38%. Sebaliknya indeks Filipina dan Vietnam catatkan penurunan.
Sedangkan untuk pertama kalainya indeks LQ45 melesat dengan kenaikan lebih dari 7,22% atau mengungguli penguatan IHSG sebanyak 4,50%. Begitu juga dengan IDX30 melesat 8,30%. Sektor utama penopang indeks datang dari sektir keuangan 5,76%, sektor property 15,82%, dan sektor industry 7,41%.
Lima saham penyumbang utama kenaikan indeks datang dari saham BBCA setelah berhasil menguat 10,33%, saham BBRI dengan kenaikan harga 10%, saham TLKM dengan penguatan 14,24%, saham BMRI dengan kenaikan 12,35%, dan saham ASII dengan penguatan 16,89%.
Asing Net Buy
Selain mencatatkan penguatan pesat hingga tembus rekor tertinggi baru pekan ini, pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham jumbo mencapai Rp 4,23 triliun pekan ini, dibandingkan dengan net buy pekan lalu hanya Rp 1,94 triliun.
Baca Juga
Wall Street Pesta Rekor Setelah Rilis Data Inflasi AS, Dow Terbang Tembus 47.000
Dengan demikian, pemodal asing telah mencatatkan pembelian bersih atau net buy saham dalam tiga pekan beruntun. Net buy tersebut menjadikan total net sell saham di BEI sepanjang year to date (ytd) turun menjadi Rp 47,31 triliun.
Lima saham dengan net buy terbesar pekan ini, yaitu saham BBCA senilai Rp 2,73 triliun, TLKM mencapai 783,35 miliar, ASII senilai Rp 781,77 miliar, BBRI mencapai Rp 310,59 miliar, dan BMRI senilai Rp 304,89 miliar.

