BRI MI Kecipratan Dampak Solidnya Likuiditas Perbankan, AUM Tembus Rp 58 Triliun per Oktober 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Terjaganya likuiditas perbankan setelah pemerintah menempatkan dana saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp 200 triliun di bank-bank Himbara memberikan dampak positif bagi industri reksa dana nasional, termasuk PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI).
Direktur Utama BRI Manajemen Investasi (BRI MI) Tina Melina mengungkapkan, kondisi likuiditas yang solid tersebut turut mendorong kenaikan dana kelolaan atau asset under management (AUM) perseroan. Hingga Oktober 2025, AUM BRI MI telah mencapai Rp 58 triliun. “Di Oktober 2025 kami sudah naik lagi (AUM), terlihat dampak likuiditas perbankan yang sangat likuid turut berdampak ke kami. Kalau sekarang sudah mencapai Rp 58 triliun,” ujar Tina dalam Podcast Konvergensi di Kantor Investortrust, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Baca Juga
BRI Manajemen Investasi (BRI MI) Fokus Perluas Pasar Ritel Usai Rebranding
Tina menjelaskan, reksa dana pasar uang menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan AUM BRI MI. Produk tersebut banyak dimanfaatkan investor, termasuk pemula, untuk kebutuhan pengelolaan likuiditas (liquidity management) karena fleksibel dan dapat dicairkan kapan saja tanpa biaya tambahan. “Pasar uang ini ada deposito dan obligasi kurang dari satu tahun. Yang obligasi kurang dari satu tahun porsinya 75% lebih. Reksa dana pasar uang ini lebih dipakai untuk liquidity management,” jelasnya.
Selain itu, reksa dana terproteksi juga memiliki porsi signifikan dalam portofolio BRI MI. Produk ini diminati nasabah institusi yang mengutamakan pengelolaan dana jangka menengah hingga panjang dengan instrumen berbasis obligasi pemerintah dan korporasi.
Adapun BRI AM juga mengelola produk reksa dana indeks yang mengikuti pergerakan indeks saham tertentu. Secara bulanan, AUM BRI AM pada Oktober 2025 tercatat tumbuh 4,45% dibandingkan September 2025 yang sebesar Rp 55,53 triliun, seiring peningkatan minat investor pada produk pengelolaan aset yang stabil dan likuid.

