Bersiap Keluar dari FCA Bursa, Saham ASHA Bisa Menuju Rp 150
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (ASHA) berpotensi melesat menuju Rp 150, seiring dengan terbukanya peluang saham ini keluar dari papan pemantauan khusus (PPPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA) setelah harga mengalami kenaikan hingga berada di atas level Rp 50.
Berdasarkan data transaksi saham di BEI, harga saham ASHA telah ditransaksikan di atas level Rp 50 terhitung sejak 11 September 2025, bahkan sempat cetak rekor level Rp 103. Sebelumnya, saham ASHA telah menghuni PPK akibat harga rata-rata saham di pasar reguloer berada kurang dari Rp 51 dan likuiditas rendah sejak 31 Mei 2024.
Baca Juga
“Dengan harga transaksi telah berada di atas level Rp 51 dalam sebulan terakhir, terbuka peluang saham ASHA dikeluarkan dari PPK. Sentimen ini bisa mendongkrak harga saham ASHA,” ujar seorang sumber di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Selain sentimen tersebut, dia mengatakan, terbuka peluang investor strategis baru masuk di ASHA dengan tujuan penguatan prospek dan kinerja keuangan ke depan. Masuknya investor strategis sama seperti yang dilakukan emiten penghuni PPK lainnya agar bisa bangkit ke depan.
Baca Juga
BEI Unsuspensi MORA dan LPLI hingga Keluarkan 4 Saham dari PPK
Terkait kinerja keuangan, ASHA mencatatkan penjualan senilai Rp 55,39 miliar pada semester I-2025. Begitu juga dengan laba kotor senilai Rp 2,74 miliar. Namun demikian, perseroan masih mencatatkan rugi bersih tahun berjalan senilai Rp 2,84 miliar.

