Tambah Saham Publik PANI Jelang Rights Issue Jumbo, Pengendali Ini Raup Dana Rp 5,1 Triliun
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Multi Artha Pratama selaku pengendali telah meraup dana lebih dari Rp 5,1 triliun dari penjualan sebanyak 363,16 juta saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 sepanjang Oktober 2025 berjalan. Penjualan tersebut bertujuan untuk meningkatkan porsi kepemilikan saham public jelang pelaksanaan penerbitan saham baru atau rights issue bernilai jumbo.
Penjualan tahap pertama sebanya 178,23 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 14.075 pada 6 Oktober, penjualan berikutnya sebanyak 6,7 juta saham PANI dengan harga Rp 15.000 pada 8 Oktober, dan terakhir melepas sebanyak 178,23 juta saham PANI dengan harga pelaksanaan Rp 14.075 pada 9 Oktober. Transaksi tersebut dilakukan di pasar negosiasi dengan pembeli investor asing.
Baca Juga
Begini Prospek Saham PANI dan CBDK di Tengah Potensi Pertumbuhan Laba Eksplosif
Penjualan tersebut mengakibatkan penurunan total saham PANI yang dikendalikan Multi Artha Pratama, perusahaan yang dikendalikan Salim Group dan Agung Sedaya Group, dari 89,93% menjadi 87,78%. Langkah ini dilakukan mejelang rights issue, jika tidak dilakukan penambahan free float, porsi public akan berkurang drastic.
“Tujuan transaksi ini adalah untuk meningkatkan porsi kepemilikan publik dan memperluas basis investor, baik domestik maupun asing. Diharapkan langkah ini juga akan meningkatkan likuiditas saham di pasar,” tulis manajemen PANI dalam penjelasan resminya di Jakarta, kemari.
Perseroan tengah memproses pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III atau rights issue sebanyak 1,21 miliar saham. Dana peroelhan akan digunakan untuk penambahan saham pada entitas anak perseroan, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). PIK2 (PANI) berencana mengakuisi sebanyak 44,10% saham Bangun Kosambi (CBDK) senilai Rp 16,12 triliun. Akuisisi tersebut akan menjadikan total saham CBDK yang dikuasai PANI bertambah dari semula 45,9% menjadi 90% saham.
Baca Juga
Prospek Sektor Unggas Cerah Jelang Akhir Tahun, CPIN Pilihan Utama Analis
Sisanya digunakan untuk melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak PANI yang lain, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak Perseroan.
Terkait prospek saham PANI dan CBDK, Sucor Sekuritas dalam riset baru-baru ini mempertahankan rekomendasi beli saham PANI dengan target harga Rp 20.975 per saham atau 55%. Begitu juga dengan saham CBDK direkomendasikan beli dengan target harga Rp 12.925 per saham atau sedikit di bawah RNAV Rp 14.200.
Grafik Saham PANI dan CBDK

