Pemerintah Rancang E10, Saham SRSN bisa Ketiban Cuan dengan Target Harga Rp 150
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) berpeluang bangkit menuju level Rp 150 dalam waktu dekat, seiring dengan rencana pemerintah untuk menerapkan kebijakan implementasi E10, yaitu bahan bakar minyak (BBM) bensin dengan campuran etanol 10%.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebutkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyiapkan implementasi E10. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi impor BBM sekaligus mengurangi emisi karbon. Mandatori E10 ini telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga
Ditopang Sejumlah Faktor Ini, Laba Timah (TINS) bisa Melesat 206% di 2026
"Kita akan mendorong penerapan E10 ke depan. Kami sudah rapat dengan Presiden. Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10% etanol," katanya di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
SRSN merupakan perusahaan yang bergerak dalam bisnis usaha manufaktur kimia, seperti asam asetat dan etanol ditambah produk pupuk. “Kebijakan E10 bisa menjadi game charger bagi saham SRSN sebagai produsen etanol. Rencana ini berpotensi mengerek naik kinerja dan harga sahamnya ke atas level Rp 150 ke depan,” tulis seorang sumber di Jakarta, Rabu (9/10/2025).
Baca Juga
Emtek (EMTK) Lagi-lagi Borong 256,98 Juta Saham SCMA, Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar
Terkait kinerja keuanga, SRSN berhasil mencatatkan peningkatan penjualan menjadi Rp 615,81 miliar hingga kuartal I-2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 499,74 miliar. Laba usaha juga menguat dari Rp 32,84 miliar menjadi Rp 44,49 miliar. Laba tahun berjalan juga naik dari Rp 21,36 miliar menjadi Rp 24,78 miliar.
SRSN dalam materi publik exposer yang diunggah di Bursa Efek Indonesia (BEI) membidik kenaikan penjualan menjadi Rp 1,21 triliun tahun ini. Laba kotor juga diharapkan mencapai Rp 1,02 triliun dan laba sebelum bunga pajak mencapai Rp 30,47 miliar.

