VKTR Genjot Ekspansi Pasar B2B Kendaraan Listrik Lewat Pabrik CKD di Magelang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) memperluas fokus bisnis kendaraan listrik dengan menggarap segmen Business to Business (B2B), setelah sebelumnya lebih banyak menyasar pasar pemerintah.
Direktur VKTR, Achmad Amri Aswono Putro, mengungkapkan salah satu langkah strategis perusahaan adalah mendirikan fasilitas perakitan completely knocked down (CKD) untuk kendaraan listrik komersial di Magelang, Jawa Tengah.
“Fasilitas perakitan mobil listrik CKD pertama untuk kendaraan listrik komersial di Indonesia ini memiliki kapasitas hingga 3.000 unit bus dan truk per tahun, yang telah di-soft launching pada Mei 2025,” jelas Ahmad Amri dalam paparan publik secara daring, Jumat (3/10/2025).
Baca Juga
VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) Cetak Pendapatan Bersih Rp 414 Miliar
Amri menambahkan, pengembangan segmen B2B juga diiringi dengan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kendaraan listrik berbasis CKD. Hingga semester I-2025, perseroan mengantongi tender baru sebanyak 80 unit bus listrik 12 meter CKD yang akan dikirimkan pada kuartal IV-2025.
Dengan tambahan tersebut, total pasokan bus listrik VKTR untuk TransJakarta mencapai 152 unit. Seluruh bus listrik yang beroperasi telah memenuhi persyaratan TKDN sebesar 40% sebagaimana ditetapkan Kementerian Perindustrian.
Perseroan juga menyoroti kontribusi keberlanjutan dari armada bus listrik yang telah beroperasi. Hingga Juni 2025, sebanyak 85 unit bus listrik telah menempuh perjalanan kumulatif lebih dari 10,9 juta kilometer selama 39 bulan operasional.
Armada tersebut berhasil menekan emisi karbon sekitar 10.433 ton CO2, setara dengan penanaman 47 ribu pohon. Selain itu, penggunaan bus listrik berkontribusi pada efisiensi konsumsi bahan bakar hingga 3,2 juta liter atau sekitar 75%.

