Berpeluang Masuk MSCI, Intip Prospek Saham Mayapada Hospital (SRAJ) Berikut
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) atau Mayapada Hospital menyimpan prospek cerah, seiring terbukanya peluang saham ini potensi masuk dalam indeks MSCI large-cap. Penguatan prospek juga didukung berlanjutnya ekspansi, masuknya Bain Capital sebagai pemegang saham, dan kemitraan strategis dengan Mayapada Apollo.
Hal ini mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SRAJ dengan target harga Rp 13.150 per saham atau potensi kenaikan 58,4% dari level saat ini. Dengan harga penutupan level Rp 8.450 kemarin, terbuka peluang penguatan harga saham SRAJ lebih dari 55%. Sedangkan penguatan harga dalam sebulan terakhir telah lebih dari 70%.
Baca Juga
Analis Samuel Sekuritas Kenzie Keane dan Jonathan Guyadi mengatakan, SRAJ merupakan operator rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia yang memiliki tujuh rumah sakit tersebar di sejumlah kawasan strategis, seperti Lebak Bulus, Kuningan (Jakarta Selatan), dan Batununggal (Bandung). Lokasi tersebut berada di sekitar permukiman menengah ke atas sehingga mendukung aksesibilitas dan arus pasien.
Sumber: Samuel Sekuritas
Peluang berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan dan saham perseroan, terang dia, didukung masuknya Bain Capital, perusahaan private equity asal AS, sebagai pemegang saham sejak Februari 2025. “Masuknya private equity tersebut menegaskan kepercayaan investor terhadap kualitas aset SRAJ. Seluruh rumah sakit yang dimiliki terintegrasi dengan dokter ternama, peralatan medis canggih, hingga teknologi robotic,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Terkait kinerja keuangan, Samuel Sekuritas memperkirakan, SRAJ berpotensi mencapai percepatan pertumbuhan EBITDA dengan CAGR 2025–2027 sebesar 31,0%. Margin EBITDA diproyeksikan naik 1–3% per tahun mulai 2025 ditopang oleh peningkatan intensitas kasus serta ekspansi rumah sakit baru.
Baca Juga
Grounbreaking Rumah Sakit Tower III, Mayapada Hospital (SRAJ) Investasi hingga Rp 1,3 Triliun
SRAJ juga akan terdorong penambahan rumah sakit baru di Jakarta Garden City (Cakung) tahun 2026 dan penambahan kapasitas 150 tempat tidur di Lebak Bulus. Ekspansi berlanjut pada 2027 dengan beroperasinya Mayapada Apollo Batam International Hospital. Aksi ini akan menjadikan total jaringan rumah sakit perseroan meningkat dari tujuh menjadi sembilan unit dengan kapasitas tempat tidur naik 42% menjadi sekitar 1.750 tempat tidur.
Selain faktor tersebut, Samuel Sekuritas menyebutkan, Indonesia memiliki potensi besar di sektor kesehatan yang ditunjukkan kepadatan rumah sakit dan dokter Indonesia tergolong rendah, dibandingkan negara tetangga. Belanja kesehatan Indonesia juga masih tergolong rendah dibandingkan negara tetangga, sehingga terbuka peluang peningkatan ke depan.

