IHSG Hari Ini Berpotensi Rebound, Enam Saham Dipimpin PANI Ini Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi rebound hari ini, rabu (20/8/2025), jika mampu bertahan di level support kuat 7.850. Rentang pergerakan diproyeksikan dalam kisaran 7.800-7.850 dengan resistance 7.900 hingga 8.000.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman merekomendasikan sejumlah saham berikut BKSL, DOOH, KRAS, CDIA, FILM, dan PANI. “BKSL speculative buy dengan area beli pada harga Rp 148 untuk target terdekat di kisaran Rp 152-154, cutloss di bawah Rp 147,” tulis Fanny dalam analisis teknikalnya, Rabu (20/8/2025).
Baca Juga
Harga Minyak Anjlok Lebih dari 1%, Pasar Cermati Isyarat Perdamaian Ukraina-Rusia
Selanjutnya sekuritas ini menilai, saham DOOH juga layak diperhatikan untuk dibeli dengan spekulatif (speculative buy) pada area beli harga Rp 159-162, cutloss di bawah Rp 157, dan target terdekat di Rp 166-170.
Saham KRAS juga direkomendasikan untuk speculative buy dengan area beli pada harga Rp 294-298, cutloss di bawah Rp 290, dan target dekat di Rp 302-310. Ada juga rekomendasi CDIA untuk speculative buy dengan area beli di Rp 1.500-1.515, cutloss di bawah Rp 1.480, dan target dekat di Rp 1.525-1.560.
BNI Sekuirtas kemudian merekomendasikan saham FILM untuk dilakukan speculative buy dengan area beli di Rp 3.660-3.710, cutloss di bawah Rp 3.600, dan target dekat di Rp 3.760-3.860.
Terakhir, ada saran mengamati saham PANI untuk dilakukan speculative buy dengan area beli di Rp 15.900, cutloss di bawah Rp 15.850, dan target dekat di kisaran Rp 16,000-16.150.
Baca Juga
Wall Street Tertekan Saham ‘Big Tech’, tapi Dow Sempat Sentuh Rekor
Kemarin, IHSG ditutup melemah 0,45%, tetapi disertai dengan net buy asing sebesar Rp 1,07 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah ASII, BBRI, AMMN, BRMS, dan BBCA. Sedangkan Nasdaq Composite anjlok 1,46% dan S&P 500 turun 0,59% karena kekhawatiran Jackson Hole memukul saham teknologi. Sedangkan Indeks utama Wall Street ditutup beragam.
Sejalan, bursa Asia juga bergerak mixed dengan mayoritas indeks melemah, mengikuti Wall Street. Indeks Nikkei 225 di Jepang melemah 0,38% dan Topix turun 0,14%. Kemudian di Korea Selatan, indeks Kospi juga turun 0,81% dan Kosdaq menurun 1,26%.

