Net Buy Berlanjut Rp 827,42 Miliar, Asing Borong Saham TLKM, BBRI, hingga BREN
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham sebanyak Rp 827,42 miliar, seiring dengan berlanjutnya kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/8/2025), sebanyak 38,34 poin (0,49%) ke level penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) 7.931,25. Bahkan, IHSG intraday semapt sentuh 7.975,98.
Net buy terbanyak disumbangkan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 369,51 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 264 miliar, PT Solusi Sinergi Utama Tbk (WIFI) Rp 130,55 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 112,82 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 74,17 miliar.
Baca Juga
India Terancam Tarif Tambahan Jika Pembicaraan Damai Trump-Putin Gagal
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) melanda saham berikut, yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencapai Rp 125,56 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 62 miliar, PT Sumber Alfatria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 52,15 miliar, PT Dian Swastita Sentosa Tbk (DSSA) sebanyak Rp 52,15 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 46,77 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini didukung lompatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) setelah berhasil melesat 10% menjadi Rp 336.675. Kenaikan juga didukung penguatan saham konglomerasi lainnya seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Sedangkan sektor saham penyumbang kenaikan indeks datang dari saham sektor teknologi 3,84%, sektor kesehatan 1,38%, sektor konsumer non primer 0,60%, sektor konsumer primer 0,55%, dan sektor energi 0,45%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor saham sektor material dasar, industri, properti, keuangan, dan infrastruktur.
Baca Juga
Hormati Gambar Pahlawan di Uang, BI Ajarkan Generasi Muda Cintai Rupiah
Di tengah lompatan tersebut, dua saham berikut catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) sebanyak 34,94% menjadi Rp 112, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) sebanyak 33,93% menjadi Rp 75, PT Pakuan Tbk (UANG) melesat 24,71% menjadi Rp 424, dan PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) naik 24,77% menjadi Rp 272.
Kenaikan juga melanda saham PT Topindo Solusi Komunikasi Tbk (TOSK) sebanyak 28% menjadi Rp 64, PT WIR Asia Tbk (WIRG) naik 26,98% menjadi Rp 160, dan PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 24,18% menjadi Rp 113.
Sebaliknya saham dengan penurunan signifikan, yaitu saham NTBK sebanyak 14,93% menjadi Rp 57, GRPH anjlok 14,44% menjadi Rp 77, BELL melemah 14,29% menjadi Rp 60, POLU melemah 9,76% menjadi Rp 6.475, DEFI turun 9,63% menjadi Rp 985, INPS turun 8,85% menjadi Rp 103, dan CRSN melemah 8,82% menjadi Rp 124.
Kemarin, IHSG ditutup melesat sebanyak 101,21 poin (1,30%) menjadi 7892,91 dengan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,48 triliun oleh investor asing. Net buy terbanyak melanda saham TLKM Rp 724,20 miliar, BBRI Rp 405,78 miliar, dan BBCA Rp 278,75 miliar.

