Net Sell Berlanjut, Meski IHSG Ditutup Melesat Terdorong Saham Emiten Prajogo
JAKARTA, investortrust.id –Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 74,04 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/8/2025), ditutup rebound sebanyak 53,43 poin (0,71%) menjadi 7.537,77. Pergerakan dalam rentang 7.484-7.579 dengan nilai transaksi Rp 13,22 triliun.
Net sell terbanyak melanda sejumlah saham berikut, yaitu PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 161,02 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 134,62 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 130,91 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 126,76 miliar, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Rp 58,82 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya lima saham berikut catatkan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 150,27 miliar, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Rp 111,81 miliar, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 107,74 miliar, PT Sentul City Tbk (BKSL) Rp 55,21 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 44,50 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,01%, sektor konsumer primer 1,55%, sektor infrastruktur 2,90%, sektor teknologi 1,33%, dan transportasi 0,37%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, dan industry.
Penguatan indeks kali ini juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap yang didominasi saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu saham TPIA, BRPT, dan CDIA. Kenaikan juga melanda saham TLKM, dan NCKL.
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat, yaitu saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 34,35% menjadi Rp 176, PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) naik 32,81% menjadi Rp 85, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) naik 29,51% menjadi Rp 79.
Baca Juga
Danantara Sebut Reformasi Struktur Remunerasi Ikuti Praktik Terbaik Global
Kenaikan juga melanda saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) sebanyak 27,61% menjadi Rp 171 dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) naik 21,53% menjadi Rp 175. Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham KBLM melemah 14,57% menjadi Rp 340, OASA turun 13,53% menjadi Rp 147, CGAS melemah 12,31% menjadi Rp 114, BRAM turun 12,14% menjadi Rp 4.920, dan HOMI melemah 11,43% menjadi Rp 186.
Kemarin, IHSG kembali melemah sebanyak 65,55 poin (0,87%) menjadi 7.484,34 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 1,26 triliun oleh investor asing, terbanyak BBCA Rp 975,47 miliar, BMRI Rp 356,51 miliar, dan ANTM Rp 193,03 miliar.

