IHSG Bisa Melemah di Awal Agustus Ini, Tiga Saham Dipimpin PANI Jadi Pilihan
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/8/2025), diproyeksikan lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerkan 7.470-7.680. Saham PANI, AMRT, dan ISAT direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks dipengaruhi aksi pemodal yang mencermati kinerja emiten semesar I-2025, khususnya penurunan laba emiten bank besar, seperti BBNI dan BBRI. Secara teknikal, usai tak bisa menembus resistance dan memasuki overbought, IHSG cenderung melemah dan berpotensi menutup area gap pada level 7.470.
Baca Juga
Luar Biasa! BRPT Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah Rp 28,39 Triliun di Semester I-2025
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi pelemahan indeks utama Wall Street, seperti Dow Jones anjlok 0,74%. Begitu juga dengan indeks S&P500 melemah 0,37% dan Nasdaq turun sebanyak 0,034%. Bursa saham Eropa juga berguguran.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PANI dengan target harga Rp 16.875-18.00, AMRT dengan target harga Rp 2.410-2.50, dan ISAT dengan target harga Rp 2.330-3.470. Sebaliknya saham HMSP direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG kembali melemah sebanyak 65,55 poin (0,87%) menjadi 7.484,34 dengan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 1,26 triliun oleh investor asing, terbanyak BBCA Rp 975,47 miliar, BMRI Rp 356,51 miliar, dan ANTM Rp 193,03 miliar.
Baca Juga
RMK Energy (RMKE) Catat Laba Rp 87,6 M di Tengah Tantangan Pasar Batu Bara, Ini Strategi Bertahannya
Penurunan tersebut dipicu kejatuhan saham sektor infrastruktur jatuh 3%, sektor material dasar turun 2,52%, sektor keuangan melemah 1,26%, sektor energi 1,03%, sektor transportasi 2,09%, dan sektor property 0,37%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, kesehatan, dan konsumer non primer.
Meski ditutup anjlok, sejumlah saham berikut catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BRRC naik 34,48% menjadi Rp 78, CGAS naik 34,02% menjadi Rp 130, BUVA naik 34,02% menjadi Rp 260, dan KUAS naik 33,33% menjadi Rp 68. Saham lainnya dengan penguatan pesat adalah SCNP sebanyak 19,51% menjadi Rp 196 dan PTSN naik 18,33% menjadi Rp 284.

