Luar Biasa! BRPT Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah Rp 28,39 Triliun di Semester I-2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membukukan lonjakan laba bersih setelah pajak sebanyak 3.348% dari US$ 50 juta menjadi US$ 1,72 miliar atau setara dengan Rp 28,39 triliun (kurs Rp 16.469 per dollar AS. Lompatan tersebut terutama didorong oleh keberhasilan akuisisi Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. (ACE) pada April 2025 yang menghasilkan pencatatan bargain purchase accounting.
Kenaikan signifikan laba bersih emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu tersebut menjadikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat dari US$ 34 juta menjadi US$ 540 juta. Sedangkan total aset meningkat 44,2% dari US$ 10,53 miliar menjadi US$ 15,19 miliar.
Baca Juga
Asing Berbalik Net Sell Rp 233,81 Miliar, Namun Saham BRPT dan BBRI justru Diborong
Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan pesat pendapatna bersih sebanyak 178,6% dari US% 1,15 miliar menjadi US$ 3,22 miliar. Penyumbang utama berasal dari kenaikan pesat penjualan petrokimia sebanyak 237,9% dari US$ 866 juta menjadi US$ 2,92 miliar, segmen energi naik 3,4% dari US$ 290 juta menjadi US$ 300 juta, dan bisnis lainnya turun dari US$ 3 juta menjadi US$ 2 juta.
Manajemen dalam rilis laporan kinerja keuangan di BEI, Kamis (31/7/2025), menyebutkan bahwa EBITDA perseroan juga membumbung sebanyak 628,4% dari US$ 271 juta pada semester I-2024 menjadi US$ 1,97 miliar semester I-2025.
“Kami mempertahankan momentum positif sepanjang paruh pertama tahun 2025 atau melanjutkan pencapaian dari awal tahun yang kuat. Kami mampu mempertahankan kinerja yang baik di tengah ketidakpastian global yang berkelanjutan, didukung oleh kedisiplinan dalam eksekusi di seluruh portofolio serta kontribusi dari berbagai pencapaian strategis yang telah terlaksana,” ujar Dirut BRPT Agus Pangestu dalam penjelasan resminya, hari ini.
Baca Juga
Danantara-INA Guyur Investasi ke Chandra Asri (TPIA), Pandu Sjahrir Beberkan Progresnya
Pertumbuhan pesat kinerja, terang dia, juga didukung peningkatan operasional pada segmen energi terbarukan dan kimia disertai pengelolaan modal dengan kehati-hatian. Hal ini mampu untuk mengimbangi tantangan eksternal dan memperkuat rencana pertumbuhan perseroan.
Pencapaian ini semakin diperkuat oleh peningkatan kontribusi dari PT Barito Renewables Tbk (BREN) yang mencatatkan peningkatan output panas bumi dan ekspansi margin, meskipun terdapat pelemahan musiman pada sektor energi angin.
Ke depan, Agus Pangestu mengatakan, BRPT tetap fokus untuk menjalankan agenda pertumbuhan, memperkuat kapabilitas transisi energi, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan. “Akuisisi Aster menjadi langkah awal kami menuju posisi sebagai pemain regional, sekaligus memperkuat platform pertumbuhan BRPT. Dengan momentum ini, perseroan berada pada posisi yang tepat untuk berkontribusi terhadap prioritas strategis Indonesia, sambil menghadapi dinamika makro yang terus berubah dengan disiplin dan ketangkasan,” tulisnya.

