3 'Trending' Kripto yang Diprediksi Bakal Meledak Bulan Depan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pasar kripto mengalami fluktuasi antara sentimen bullish (menguat) dan bearish (melemah) sepanjang minggu lalu. Menjelang akhir Juli 2025, arah tren yang jelas masih belum terlihat. Beberapa altcoin kesulitan untuk mendapatkan momentum, sementara yang lain justru telah mencapai rekor tertinggi baru.
Berikut adalah tiga trending kripto yang berpotensi mencapai rekor tertinggi baru dalam bulan mendatang, mengutip laman BeInCrypto, Selasa (29/7/2025):
1. Sky Protocol (SKY)
Per 28 Juli, Sky Protocol (SKY) sempat diperdagangkan pada harga US$ 0,0994, hanya sekitar 6% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) di US$ 0,1054. Para investor telah menantikan pencapaian level ini selama lebih dari tujuh bulan.
Altcoin ini menunjukkan tanda-tanda momentum naik, dan jika tren saat ini berlanjut, ATH kemungkinan besar bisa segera tercapai. Sentimen pasar yang cenderung bullish secara umum mendukung ekspektasi bahwa SKY akan segera menyentuh ATH-nya.
Melansir dari Pintu, jika SKY berhasil mengubah level US$ 0,1000 menjadi area support yang kuat, harga kemungkinan akan melonjak ke US$ 0,1054, bahkan bisa melampaui titik tersebut, yang akan semakin meningkatkan optimisme investor.
Namun sebaliknya, jika para investor mulai mengambil keuntungan, SKY bisa menghadapi tekanan jual. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan harga ke sekitar US$ 0,0920.
Apabila level support ini gagal bertahan, prospek bullish akan menjadi tidak valid dan berpotensi memicu penurunan yang lebih dalam.
2. Hyperliquid (HYPE)
Hyperliquid (HYPE) menunjukkan stabilitas dalam beberapa hari terakhir setelah sempat turun ke level US$ 42. Pada hari Senin, altcoin ini sempat diperdagangkan di kisaran US$ 44, yang berarti masih sekitar 12% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di US$ 49.
Pemulihan ini mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan, terutama jika kondisi pasar secara keseluruhan tetap mendukung. Untuk mencapai ATH, HYPE perlu terlebih dahulu mengubah level US$ 46 menjadi support yang kuat. Kinerja pasar kripto secara umum akan sangat menentukan pencapaian ini.
Jika HYPE mampu mempertahankan momentum naik dan menembus, serta bertahan di atas US$ 46, maka kenaikan menuju ATH sangat memungkinkan.
Namun, jika HYPE gagal mempertahankan level US$ 46 dan mengalami tekanan jual, harganya bisa kembali turun ke support di US$ 42 atau bahkan lebih rendah. Penurunan ini akan membatalkan prospek bullish dan bisa memicu penurunan harga yang lebih dalam.
3. Saros (SAROS)
Harga SAROS saat ini berada di level US$ 0,357, menunjukkan momentum kenaikan setelah memantul dari support di US$ 0,341. Altcoin ini masih sekitar 20% dari rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di US$ 0,427, yang mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut jika tren positif ini terus berlanjut.
Dalam tren naik sebelumnya, SAROS secara historis mampu mencatat kenaikan harian sebesar 10–12%. Dengan kondisi pasar saat ini, jika SAROS berhasil menjadikan level US$ 0,399 sebagai support yang kuat, maka ATH di US$ 0,427 kemungkinan besar bisa tercapai.
Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga SAROS turun di bawah support US$ 0,341, maka harga berisiko jatuh hingga ke US$ 0,293. Penurunan ini akan membatalkan skenario bullish dan menandakan tren penurunan yang lebih dalam, membalikkan keuntungan yang baru-baru ini diperoleh.

