CAGR Laba Diprediksi 54% hingga 2027, Saham Darma Henwa (DEWA) Dihargai Segini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan target harga Rp 300. Rekomendasi beli tersebut mempertimbangkan transformasi besar perseroan yang diharapkan menjadi penopang pertumbuhan kinerja keuangan perseroan ke depan. Dengan target harga Rp 300, terbuka peluang penguatan harga saham sebanyak 57,89% ke depan.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Timothy Wijaya dan Erindra Krisnawan mengatakan, DEWA sudah bertransformasi secara besar-besaran terkait operasionalnya sejak 2024 yang diharapkan mendorong lonjakan kinerja keuangan selama 2025–2027. “Dengan strategi insourcing dan efisiensi biaya, laba bersih DEWA diproyeksikan tumbuh pesat dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) 54% periode 2025-2027,” tulis riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Baca Juga
Darma Henwa (DEWA) Mengejar Ketertinggalan dari PTRO, Begini Potensi Sahamnya
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan langkah transformasi DEWA mencakup peremajaan armada alat berat setelah mendapatkan pinjaman sindikasi sebesar Rp 2,6 triliun dari BCA dan skema vendor-financing dengan XCMG senilai Rp 942 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memperkuat modal kerja, menggantikan utang lama berbunga tinggi, serta mendukung ekspansi volume insourcing di tambang milik PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yaitu KPC dan Arutmin.
Sumber: BRI Danreksa Sekuritas/Diolah
Pada akhir 2025, volume pekerjaan yang dilakukan sendiri (in-house) di KPC ditargetkan naik dari 40 Mbcm menjadi 90 Mbcm dan ditargetkan meningkat menjadi 116 Mbcm pada 2027. Strategi ini dinilai mampu untuk menurunkan ketergantungan terhadap subkontraktor secara bertahap dan mendorong efisiensi signifikan di sisi beban pokok penjualan (COGS) dari estimasi Rp 5,5 triliun tahun ini menjadi Rp 5,1 triliun pada 2027.
Sedangkan pertumbuhan pendapatan diperkirakan terbatas dengan CAGR hanya 0,95% untuk kurun waktu sama. Hanya saja optimalisasi biaya menjadikan margin EBITDA meningkat tajam dari 15% (2024) menjadi 24% (2025F) dan diprediksi menembus 31% pada 2027F. Net margin juga diperkirakan naik ke 4% di 2025, 8% di 2026, dan 10% pada 2027.
Baca Juga
DCII Bikin IHSG Melompat 1,16% di Sesi I, Kekayaan Tiga Pengendalinya Melesat
Selain faktor tersebut, BRI Danareksa Sekuritas memberikan pandangan positif terhadap perbaikan struktur permodalan DEWA dengan rasio net gearing 0,33x pada 2025 dan diperkirakan terus menurun seiring peningkatan arus kas. Hal ini membuka peluang ekspansi lebih lanjut termasuk potensi kontrak baru di luar Grup BUMI yang belum masuk proyeksi saat ini.
Riset tersebut juga menggarisbawahi bahwa valuasi DEWA yang masih premium di 28x/14x PE 2025-26F, namun dinilai wajar mengingat perusahaan masih berada dalam fase pertumbuhan agresif.

