Daya Tarik Wall Street Picu Lonjakan Bitcoin Ke Harga Rp 2 Miliar per Koin
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bitcoin baru-baru ini menjadi fokus utama di pasar keuangan berkat kenaikan nilainya yang dramatis. Anthony Pompliano, kepala Professional Capital Management, menyoroti tiga elemen penting yang mendorong tren kenaikan Bitcoin baru-baru ini. Salah satunya adalah minat signifikan Wall Street terhadap pasar mata uang kripto, khususnya Bitcoin itu sendiri.
Exchange-traded funds (ETF) yang terhubung dengan mata uang kripto telah menyaksikan arus masuk modal yang signifikan. Menariknya, Kamis lalu saja, US$ 1,2 miliar diinvestasikan dalam dana ini, memecahkan rekor sebelumnya. Total aset yang dikelola dalam ETF Bitcoin kini melampaui US$ 140 miliar, dengan dana BlackRock mendekati angka US$ 90 miliar. Pompliano mengaitkan hal ini dengan perhatian Wall Street yang baru terfokus pada Bitcoin, yang mungkin akan membentuk kembali sektor keuangan secara keseluruhan.
Berakhirnya opsi Bitcoin pada akhir kuartal kedua patut dicatat karena telah meredakan tekanan ke bawah, sehingga harga lebih leluasa untuk naik. Dengan demikian, nilai Bitcoin telah terdongkrak dan mengalami kenaikan yang kuat. Selain itu, pelepasan posisi short oleh investor semakin mendorong harga Bitcoin. Lonjakan yang signifikan terlihat sejak November, dengan Bitcoin melonjak dari US$ 70.000 menjadi US$ 90.000 hanya dalam beberapa minggu.
Lalu saat ini, harga BTC berada di US$ 119.000-an pada Selasa (15/7/2025) pagi dan tertingginya sepanjang masa (all time high/ATH) ada di US$ 123.000 atau setara Rp 2 miliar per koin pada perdagangan Senin (14/7/2025).
Baca Juga
Lagi! Penulis ‘Rich Dad Poor Dad’ Robert Kiyosaki Borong Bitcoin
Melewati level tertinggi sebelumnya di US$ 110.000 menunjukkan Bitcoin sekarang berada dalam fase penemuan harga, menurut analis tersebut dilansir dari Coinmarketcapnews, Selasa (15/7/2025). Meskipun Pompliano belum menetapkan target spesifik di masa mendatang, ia mencatat potensi Bitcoin untuk mencapai rekor tertinggi semakin meningkat.
“Kita telah melampaui level US$ 110.000 sebelumnya. Meskipun saya tidak dapat memprediksi apakah US$ 140.000 akan menjadi level berikutnya, ada potensi pergerakan signifikan lainnya selama periode penemuan ini," katanya.
Bagi mereka yang berinvestasi di Bitcoin, kondisi saat ini menawarkan lanskap yang penuh dengan dinamika yang terus berubah. Pengamat pasar percaya bahwa lonjakan arus masuk ETF dan perkembangan pasar derivatif secara signifikan memengaruhi lintasan harga Bitcoin. Seiring dengan perkembangannya, volatilitas harga diantisipasi, menggarisbawahi dinamisme yang melekat dalam investasi Bitcoin.
Baca Juga
Kembali Salip Amazon, Bitcoin Masuk 5 Besar Aset Terbesar Dunia
Faktor-faktor kunci yang mendorong peningkatan status keuangan Bitcoin meliputi:
- Arus masuk yang besar ke pasar ETF.
- Kemajuan di pasar opsi Bitcoin memfasilitasi tren baru.
- Penutupan posisi short bertindak sebagai katalisator kenaikan harga.
Adapun dengan lonjakan tajam minat terhadap derivatif keuangan seperti ETF dan opsi, lanskap sedang bergeser. Dinamika dalam pasar Bitcoin menuntut proyeksi yang cermat dari investor karena ketidakpastian yang terus berlanjut. Perubahan pasar yang begitu cepat membuktikan Bitcoin tetap menjadi entitas yang menarik di pasar keuangan di seluruh dunia.

