Saat Harga CPO Terkonsolidasi, Intip Rekomendasi dan Target Saham Emiten Sawit Berikut
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) menunjukkan pola konsolidasi jangka menengah, meski berada dalam tekanan tren penurunan. Sementara itu, harga minyak kedelai masih mencatatkan penguatan terbatas.
Dalam riset terbarunya, Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat harga CPO saat ini berada di level MYR 4.094 per ton, naik tipis 0,94%, namun indikator teknikal memperlihatkan dominasi tren negatif.
Baca Juga
Meski Harga Pupuk hingga Bea Ekspor CPO Naik, Saham Perkebunan Masih Menarik!
“Dengan volatilitas harga yang cukup tinggi dan deviasi standar 1,31, harga CPO diprediksi akan bergerak dalam kisaran MYR 4.070 – 4.197 per ton,” tulis analis Mirae Asset, Tasrul, dalam riset yang dirilis Senin (14/7/2025).
Sementara itu, harga minyak kedelai naik 0,09% ke level 53,49, berpotensi mengalami konsolidasi atau koreksi teknikal sebelum melanjutkan pelemahan. Kisaran pergerakan diperkirakan berada di antara 52,75 – 54,95.
Terkait prospek kedua komoditas tersebut, Mirae Asset merekomendasikan berikut untuk saham sektor perkebunan, yaitu saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) berada dalam tren turun disarankan sell on strength dengan target harga Rp 6.050. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) dalam tren turun, direkomendasikan buy on weakness dengan target Rp 885. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dalam tren naik dengan rekomendasi beli saat dengan target Rp 1.380.
Baca Juga
Saham Perbankan Sesi I Hari Ini Mendadak Anjlok Dipimpin BMRI, Ada Apa?
Mirae Asset Sekuritas juga merekomendasikan beli saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) dengan target harga Rp 1.160. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) direkomendasikan beli dengan target harga masing-masing Rp 1.160 dan Rp 835. Sementara, saham PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA) diprediksi tren turun, namun layak dipertimbangkan untuk beli saat melemah dengan target Rp 810.
Mirae Asset menilai bahwa meskipun pasar komoditas CPO dan kedelai masih berfluktuasi, peluang di saham-saham sektor perkebunan tetap menarik jika dikelola dengan strategi teknikal yang disiplin. Investor disarankan untuk memperhatikan sinyal overbought dan oversold sebelum mengambil keputusan investasi.

