Emiten Prajogo Kerek IHSG Sesi I 0,52%, Sebaliknya Saham Sektor Keuangan Terjun
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (14/7/2025), ditutup melesat sebanyak 36,91 poin (0,52%) menjadi 7.084,35. Penguatan ini ditopang lompatan harga seluruh saham emiten Prajogo Pangestu. Sebaliknya saham emiten bank papan atas menjadi pemberat bursa.
Saham BREN ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 19,67% menjadi Rp 7.300, CUAN nyaris ARA dengan kenaikan 19,27% menjadi Rp 17.175, PTRO melesat 22,26% menjadi Rp 3.900, BRPT naik 13,33% menjadi Rp 2.040. Sedangkan TPIA dengan kenaikan paling rendah 4,08% menjadi Rp 10.200.
Baca Juga
BREN, CUAN, dan PTRO Mendadak Melesat Dekati ARA, Ini Sentimen Pemicunya
Penguatan juga didukung ARA sejumlah saham berikut, seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 25% menjadi Rp 500, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) melesat 24,85% menjadi Rp 422, PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) naik 24,66% menjadi Rp 2.730, PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) melesat 24,62% menjadi Rp 486, dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menguat 24,59% menjadi Rp 304.
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam sesi I, yaitu saham MFIN turun 14,79% menjadi Rp 1.210, CLAY melemah 14,97% menjadi Rp 710, AKPI turun 13,24% menjadi Rp 590, MINA turun 11,76% menjadi Rp 90, dan SHID melemah 10,34% menjadi Rp 1.040.
Sedangkan dari sisi sektor, kenaikan indeks hanya didukung empat sektor saham ini, seperti sektor energi naik 3,59%, sektor infrastruktur 3,98%, sektor material dasar naik 1,68%, dan sektor transportasi naik tipis 0,10%. Sebaliknya saham keuangan terpukul dengan penurunan 1,70, sektor konsumer primer anjlok 0,83%, dan sektor konsumer non primer melemah 0,86%.
Baca Juga
Bitcoin Pecah Rekor ATH Lagi ke US$ 121.300-an, Hati-hati! Risiko Bearish Masih Membayangi
Sepanjang pekan lalu, IHSG berhasil ditutup melesat sebanyak 182,24 poin (2,65%) menjadi 7.047,43. Kenaikan harga juga diimbangi dengan peningkatan rata-rata nilai transaksi harian saham lebih dari Rp 10 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang listing delapan saham baru setelah 6 saham berhasil mencatat kenaikan harga pesat hingga auto reject atas (ARA) pekan ini. Penguatan indeks tersebut juga ditopang kenaikan sebanyak 484 saham yang menguasai 53% kapitalisasi pasar saham. Sebaliknya hanya 238 saham yang cetak penurunan dan sebanyak 246 saham ditutup stagnan.
Meski IHSG mencatatkan lompatan hingga berada di atas level 7.000, pemodal asing terpantau masih melanjutkan aksi penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,87 triliun. Nilai net sell tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan pekan lalu sebanyak Rp 2,77 triliun.

