MSCI Ubah Metodologi, Peluang Saham BREN, CUAN, dan PTRO Masuk Indeks Agustus 2025 Terbuka?
JAKARTA, investortrust.id – MSCI Global Standard Index resmi mengumumkan perubahan penting dalam metodologi penyusunan indeksnya yang berpotensi membuka jalan bagi masuknya saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam review indeks MSCI Agustus 2025.
Dalam pengumuman terbarunya, Jumat (11/7/2025), diungkapkan bahwa MSCI tidak lagi memberikan perlakuan khusus (exceptional treatment) terhadap ketiga saham tersebut. Dengan demikian, BREN, PTRO, dan CUAN akan dinilai berdasarkan metodologi standar MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI), seperti halnya saham lainnya.
Baca Juga
Bobot Saham Indonesia di MSCI Indeks Terus Turun, Pengamat Minta Ini ke Otoritas Bursa
Perubahan penting dalam metodologi MSCI tersebut meliputi unusual market activity (UMA) tidak lagi digunakan sebagai kriteria pemblokiran saham untuk masuk ke indeks MSCI. Kemudian, MSCI menghentikan perlakuan khusus terhadap BREN, PTRO, dan CUAN, yang sebelumnya dikhawatirkan karena konsentrasi kepemilikan saham.
MSCI juga menyebutkan bahwa saham yang mengalami suspensi perdagangan lebih dari 1 hari dalam empat bulan sebelum tanggal efektif rebalancing tidak akan ditambahkan atau di-upgrade. Seluruh perubahan tersebut akan diterapkan mulai review indeks MSCI bulan depan atau Agustus 2025.
Baca Juga
Market Cap Salip BREN, Chandra Asri (TPIA) Akuisisi Fasilitas Condensate Splitter di Singapura
Meski demikian, MSCI tidak secara eksplisit menyebut BREN, PTRO, dan CUAN akan langsung dimasukkan, hanya saja keputusan ini menandakan peluang besar bagi ketiganya masuk indeks MSCI, jika memenuhi syarat teknis seperti likuiditas dan free float.
Sebelumnya, tiga saham emiten Prajogo Pangestu ini gagal masuk dalam daftar indeks MSCI pada tinjaun daftar per Mei 2025 akibat terbentur aturan saham yang masuk UMA atau papan pemantauan dengan kriteria 10 dalam 12 bulan terakhir tidak akan dipertimbangkan untuk masuk indeks MSCI, meski likuiditas transaksi sudah sesuai ketentuan.
Grafik Saham BREN, CUAN, dan PTRO

