Gandeng Equinixdan HP, Entitas Astra Graphia (ASGR) Bangun ‘Private Cloud’ Berbasis AI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra Graphia Tbk (ASGR) melalui PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) bersama Hewlett Packard Enterprise (HPE) dan Equinix Inc (Equinix) untuk menghadirkan solusi private cloud berbasis artificial intelligence (AI).
Kolaborasi tersebut bertujuan mengembangkan ekosistem digital yang mendukung penerapan AI dan pengembangan infrastruktur digital di berbagai sektor, seperti keuangan, manufaktur, dan energi.
“Inisiatif ini juga mendorong peningkatan inovasi, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan residensi data, serta memperkuat ketahanan operasional melalui layanan private cloud yang aman dan berlokasi di Indonesia,” jelas Presiden Direktur Astra Graphia Information Technology, Widi Triwibowo, Jumat (11/7/2025).
Baca Juga
Astra Graphia (ASGR) Tetapkan Dividen Rp 50 per Saham, Catat Tanggal Pembagiannya
Ketiga Perusahaan teknologi itu menggabungkan kekuatan inti mereka ke dalam solusi kolaboratif.
HPE menghadirkan kapabilitas AI untuk membantu bisnis bergerak lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan membuka nilai bisnis yang lebih besar. Melalui keahlian yang mendalam dan inovasi, HPE memberdayakan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam memanfaatkan data sebagai aset strategis.
Mereka mengubah wawasan menjadi strategi yang berorientasi pada masa depan, mengoptimalkan kinerja operasional, serta menciptakan dampak nyata dalam skala yang lebih luas.
"Kemitraan ini merupakan langkah strategis yang siap untuk merevolusi pendekatan pasar kami. Dengan menggabungkan Solusi Private Cloud Al HPE dengan managed service AGIT yang kuat di data center kelas dunia yang dimiliki Equinix, kami menawarkan fleksibilitas dan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pelanggan kami di berbagai sektor industri," papar Managing Director Hewlett Packard Enterprise Indonesia, Meygin Agustina.
Baca Juga
IHSG Sesi I Menguat 0,43%, Enam Saham Cetak ARA Dipimpin COIN
Sementara Equinix menyediakan infrastruktur digital yang memberikan akses yang aman, low latency access ke beban kerja AI, serta ekosistem data melalui lebih dari 270 pusat data yang saling terhubung di 36 negara.
Country Sales Director Equinix Deon Montasser menilai, dibutuhkan konektivitas yang andal dengan ekosistem tepat untuk mendorong kinerja, menjaga privasi, dan mengoptimalkan efisiensi biaya dalam penerapan strategi AI. Hal ini seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengintegrasikan AI dan teknologi baru ke dalam proses operasional mereka.
“Sebagai bagian dari upaya tersebut, kami sangat antusias dapat bermitra dengan HPE dan AGIT untuk mendukung perusahaan-perusahaan dalam mempercepat transformasi digital dan perjalanan adopsi AI mereka di berbagai sektor industri," ujar Deon.
Sedangkan AGIT menyediakan layanan end to end yang mencakup konsultasi, desain sistem, pengembangan infrastruktur, infrastruktur layanan, hingga pengelolaan layanan.
Baca Juga
Astra Life Catatkan Pendapatan Premi Bruto Rp 1,5 Triliun di Kuartal I 2025, Tumbuh 7,14%
Melalui rangkaian layanan itu, AGIT ingin memastikan integrasi solusi AI secara mulus ke dalam lingkungan perusahaan, dengan tetap menjaga efisiensi operasional, keamanan data, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Presiden Direktur Astra Graphia Information Technology, Widi Triwibowo memandang, AI memiliki peran penting bagi perusahaan di era transformasi digital yang semakin cepat. Dengan tujuan mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi, keunggulan operasional, serta peningkatan produktivitas dan efisiensi yang lebih optimal.
“Namun, mewujudkan seluruh potensi AI bukanlah hal yang mudah, sehingga melalui sinergi ini, kami berharap dapat menunjukkan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, pemanfaatan AI dapat diterapkan secara praktis dan aman untuk setiap perusahaan di Indonesia,” pungkasnya.

