Indo Tambangraya (ITMG) Putuskan Dividen Tunai Tahun Buku 2024 Rp 2.245 per Saham
JAKARTA, investortrust.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menetapkan dividen tunai tahun buku 2024 senilai US$ 153 juta atau setara dengan Rp 2.245. Dividen ini akan dibagikan kepada pemegang saham pada 7 Mei 2025.
Sebelumnya Indo Tambangraya (ITMG) telah membagikan dividen interim tahun buku 2024 mencapai US$ 90 juta atau setara dengan Rp 1.228 per saham, sehingga total dividen tahun buku 2024 mencapai US$ 243 juta atau Rp 4.473 per saham. Angka tersebut lebih tinggi dari total dividen tahun buku 2023 mencapai Rp 4.407 per saham. Rasio dividen tahun buku 2024 setara dengan 65% dari total laba bersih tahun lalu US$ 374 juta. Bandingkan dengan harga penutupan saham ITMG hari ini level Rp 22.775, sehingga yield dividen ini setara dengan 9,85%.
Baca Juga
Indo Tambangraya (ITMG) Cetak Kenaikan Volume Penjualan Batubara di 2024, Bagaimana Labanya?
Adapun sisa keuntungan bersih perseroan akan ditambahkan menjadi laba ditahan guna mendukung bisnis perseroan. “RUPS ITMG yang digelar Rabu (9/4/2025), telah menyetujui lima mata acara, seperti pengesahan laporan keuangan perseroan tahun buku 2024, penetapan pembagian dividen final, hingga persetujuan atas perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perusahaan,” tulis manajemen ITMG dalam keterang resmi diterima Investortrust di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Sebelumnya, Indo Tambangraya (ITMG) mencatatkan peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara masing-masing 20% dan 15% sepanjang 2024. Kenaikan volume ini menjadi bantalan di tengah penurunan rata-rata harga jual batu bara perseroan.
Manajemen ITMG dalam rilisnya menyebutkan bahwa volume penjualan batu bara meningkat sebanyak 15% menjadi 24 juta ton dan volume produksi naik sebanyak 20% menjadi 20,2 juta ton. Sebaliknya rata-rata harga jual batu bara perseroan turun sebanyak 16% dari US$ 113 menjadi US$ 95 pada 2024.
Baca Juga
Bahlil Pastikan Kenaikan Tarif Royalti Minerba Mulai Berlaku Bulan Ini
Peningkatan volume penjualan di saat rata-rata harga penjualan batu bara turun berimbas terhadap penurupan pendapatan ITMG sebanyak 3% dari US$ 2,37 miliar menjadi US$ 2,30 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan turun sebanyak 2% menjadi US$ 1,60 miliar tahun lalu dipicu penurunan biaya royalty sejalan penurunan ASP dan harga Batubara acuan (HBA).
Perseroan juga mencatatktan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2024 turun dari dari US$ 500,33 juta menjadi US$ 374 juta dan laba bersih mencapai US$ 376 juta. Adapun total aset dan liabilitas tahun lalu masing-masing menjadi US$ 2,40 miliar dan US$ 473 juta.
Selain pembagian dividen, RUPS Indotambang Raya (ITMG) memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada anggota direksi dan dewan komisaris perseroan atas pengurusan dan pengawasan yang dilaksanakan selama tahun buku 2024 dan kemudian mengangkat kembali dewan direksi dan komisaris tersebut.

