Seluruh Saham BUMN Terbang hingga Beberapa Cetak ARA Hari Ini, Danantara mulai Masuk Pasar Saham?
JAKARTA, investortrust.id - Usai saham bank BUMN melesat lebih awal, kini giliran saham BUMN konstruksi yang melonjak hingga catatkan auto reject atas (ARA). Penguatan tersebut sejalan dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) intraday sesi II nyaris 4% menjadi 6.476, Rabu (26/3/2025).
Lompatan harga tersebut setelah pemerintah resmi mengalihkan seluruh saham miliknya di 13 BUMN ke Danantara melalui PT Biro Klasifikasi Indonesia. Penguatan juga terjadi setelah Danantara resmi mengumumkan struktur organisasi yang diisi kalangan yang sesuai dengan keinginan pasar.
Baca Juga
Pengurus Danantara Ditetapkan, Berikut Saham Diprediksi Reli
Berdasarkan data perdagangan saham di BEI hingga pukul 15.10 WIB, saham PT Adhi karya Tbk (ADHI) menguat hingga ARA dengan kenaikan 34,52% menjadi Rp 226 dan PT PP Tbk (PTPP) naik 25% menjadi menjadi Rp 290. Sedangkan saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Waskita Karya Tbk (WIKA) masih disuspensi BEI.
Selain saham tersebut, emiten BUMN lainnya ikut torehkan lompatan harga mengesanakan. Di antaranya, saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) naik 32,65% menjadi Rp 130, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 7,57% menjadi Rp 2.700, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik 6,92% menjadi Rp 4.170, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) naik 19,88% menjadi Rp 193, dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melambung 18,99% menjadi Rp 426.
Selain itu, anak usaha BUMN juga mengalami lompatan harga, seperti PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik 29,41% menjadi Rp 66, PT Wika Beton Tbk (WEGE) naik 34,38% menjadi Rp 86, PT Wika Bangunan Gedung Tbk (WEGE) melesat 26,92% menjadi Rp 66, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menguat 11,68% menjadi Rp 220, PT Pertamina Geothermal Tbk (PGEO) naik 4,49% menjadi Rp 815, dan PT Elnusa Tbk (ELSA) menguat 4,06% menjadi Rp 410.
Baca Juga
Sebelumnya, pemerintah telah melakukan inbreng seluruh saham miliknya di 13 BUMN ke Danantara melalui PT Biro Klasifikasi Indonesia. Nama-nama perusahaan tersebut terdiri atas PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Selanjutnya, , PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Lalu, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG.

