Bagikan

Pejabat Singapura Beri Peringatan Soal Kripto hingga Usulkan Hukuman Cambuk Buat Para Penipunya

JAKARTA, investortrust.id - Menteri Dalam Negeri Singapura Sun Xueling secara mengejutkan, memperingatkan warga negaranya untuk menghindari kripto dalam sidang anggaran baru-baru ini. Negara ini memiliki reputasi sebagai negara yang ramah terhadap industri kripto, tetapi penipuan kripto yang canggih mengubah pendapat beberapa politisi.

Berikut pernyataan Sun Xueling yang  juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan Pembangunan Sosial dan Keluarga dalam sidang komite baru-baru ini tentang anggaran belanja Kementerian Dalam Negeri, yang ia posting di Instagram resminya @sun.xueling, Rabu (5/3/2025):

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa dengan melakukan riset dan bersikap cerdas, mereka dapat berinvestasi dengan aman dalam mata uang kripto.

Namun, banyak yang telah tertipu melalui investasi memecoin, dalam "skema pump and dump". Ada juga penipu yang menargetkan dompet kripto melalui malware dan tautan phishing. Dan penipu telah membuat antarmuka investasi palsu untuk mengelabui korban agar membuat dompet mata uang kripto dan melakukan transfer untuk investasi palsu.

Jadi, jauhi mata uang kripto. Banyak bursa kripto yang tidak teregulasi dan berbasis di luar negeri. Jika Anda menjadi korban penipuan, uang Anda kemungkinan besar akan hilang selamanya," tulis postingan Sun Xueling.

Menteri Dalam Negeri Singapura Sun Xueling. Foto: Instagram/@sun.xueling 

 

Baca Juga

Singapura Jadi yang Terdepan di Asia Tenggara Soal Lisensi Kripto

Sun sebagian besar mengemukakan argumennya dalam konteks membela warga negara, tetapi tokoh-tokoh lain jauh lebih keras. Bahkan, dalam pidatonya pada hari Senin, Anggota Parlemen Singapura Tan Wu Meng menganjurkan hukuman cambuk bagi penipu kripto. Meskipun demikian, mungkin terlalu dini untuk mengatakan bahwa negara tersebut mengubah kebijakan secara keseluruhan.

"Saya meminta Menteri Dalam Negeri untuk memperkenalkan hukuman cambuk sebagai pilihan hukuman bagi penipu dan para penipu yang memungkinkan kejahatan terorganisasi tersebut," imbuhnya.

 
Anggota Parlemen Singapura Tan Wu Meng. Sumber: Instagram/@tanwumeng 
 
Selama beberapa tahun terakhir, Singapura telah dikenal sebagai negara yang sangat ramah terhadap kripto. Tahun lalu, negara kota ini memimpin Asia dalam hal lisensi bisnis kripto. Bahkan, pada bulan Januari lalu dinyatakan sebagai "negara paling ramah terhadap kripto di dunia".

Melansir dari Beincrypto, Kamis (6/3/2025) Sun Xueling mengklaim bahwa penipuan kripto menyumbang seperempat dari total kerugian penipuan di Singapura tahun lalu. Ia menambahkan bahwa operasi canggih ini menargetkan para pemula dan pengguna kripto dan negara tersebut bertekad untuk melawan balik.
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024