Bagikan

Indo Premier Investment Luncurkan ETF IDX-PEFINDO Prime Bank (XIPB), Berikut Keunggulannya

JAKARTA, investortrust.id – PT Indo Premier Investment Management (IPIM) meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) terbaru, yakni Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX-PEFINDO Prime Bank (XIPB). XIPB menjadi ETF ke-15 yang dikelola oleh IPIM dan ETF ke-44 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Produk ini semakin melengkapi ekosistem ETF IPIM yang terus berkembang untuk memberikan solusi investasi inovatif dan kompetitif bagi investor,” ujar Direktur Indo Premier Investment Management Suwito Haryatno di Gedung BEI, Jumat (28/2/2025).

Dalam 10 tahun terakhir, reksa dana indeks dan ETF mengalami pertumbuhan rata-rata total dana kelolaan tahunan mencapai 28,9% dalam 2014–2024. Saat ini, IPIM mengelola sekitar 65% total dana kelolaan ETF saham di Indonesia.

Baca Juga

201 Produk Reksa Dana dari 39 Manajer Investasi Sabet Penghargaan di Best Mutual Fund Awards 2025

Suwito meyakini, sektor perbankan Indonesia memiliki fundamental kuat dengan kontribusi laba sektor perbankan yang mencapai 47% dari total laba emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sedangkan kapitalisasi pasar sektor perbankan sebesar 27,05% dari kapitalisasi pasar BEI. Hal ini menjadikan sektor perbankan sebagai penggerak utama kinerja IHSG.

“XIPB berfokus pada konstituen saham sektor perbankan yang memiliki peringkat investment grade, likuiditas transaksi tinggi, serta kinerja keuangan yang solid,” klaim Suwito.

Metodologi pemilihan konstituen XIPB mempertimbangkan peringkat, kapasitas bersaing, kapitalisasi pasar, likuiditas, serta valuasi saham. Hal ini menjadikan XIPB sebagai pilihan investasi bagi investor yang ingin mendapatkan manfaat investasi pada sektor perbankan.

Backtesting kinerja portofolio XIPB menunjukan imbal hasil di atas indeks sektor keuangan, termasuk Indeks Infobank15 dan IHSG sejak tanggal dasar 3 Januari 2017.

Baca Juga

Reksa Dana Pendapatan Tetap Jadi Primadona Seiring Pertumbuhan Ekonomi 8%

“Dengan demikian, investor dapat menyesuaikan porsi portofolio bertema sektor perbankan secara cepat dan mudah, baik melalui strategi tactical asset allocation maupun buy and hold strategy,” sambung Suwito.

Direktur Indo Premier Investment Management Noviono Darmosusilo mengutarakan, di tengah dinamika pasar dan tantangan makroekonomi global saat ini, valuasi serta histori pembayaran dividen di sektor perbankan yang atraktif membuka peluang bagi investor untuk memanfaatkan XIPB sebagai instrumen investasi. 

“ETF ini memberikan eksposur ke sektor perbankan yang tumbuh dan resilien, serta menciptakan nilai tambah bagi investor untuk dapat mengoptimalkan imbal hasil portofolionya,” ujar Noviono.

Baca Juga

Industri Reksa Dana Indonesia Tertinggal Jauh dari India, Apa Penyebabnya?

Dalam peluncuran produk tersebut, IPIM kembali bekerja sama dengan Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian, serta PT Indo Premier Sekuritas sebagai Dealer Partisipan.

“Deutsche Bank AG, Cabang Jakarta, penunjukan ini merupakan mandat ke-17 sebagai Bank Kustodian Reksa Dana dari IPIM, dengan 15 di antaranya merupakan Reksa Dana ETF,” ungkap Director Head of Securities Services Indonesia Deutsche Bank AG, Jakarta Branch, Ricky. 

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024