2025, Emiten Happy Hapsoro (RATU) Bidik Pertumbuhan Kinerja Double Digit
JAKARTA, investortrust.id – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menetapkan target pertumbuhan kinerja keuangan dua digit tahun 2025 atau setelah listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (8/1/2024).
Direktur Utama RATU Alexandra Sinta Wahjudewanti mengatakan, usai melantai, perseroan akan fokus untuk menggenjot pertumbuhan kinerja hingga double digit tahun ini.
“Mudah-mudahan (double digit). Kita lihat nanti, mudah-mudahan tetap baik,” ujarnya usai seremoni pencatatan saham Perdana RATU di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/1/2025).
Baca Juga
Raharja Energi (RATU) Listing Rabu (8/1/2025), Valuasi Saham Emiten Happy Haposoro Ini Kemahalan?
Ke depan, anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tersebut akan mendukung target pemerintah untuk mencapai produksi minyak sebanyak 1 juta barrel per tahun.
“Kita support pemerintah untuk mewujudkan target 1 juta barrel di beberapa tahun ke depan. Jadi kita masih fokus di migas,” jelasnya.
Walaupun terdapat pengurangan subsidi pada sektor energi untuk tahun 2025, dia mengatakan, RATU akan tetap mendukung target pemerintah tersebut. “Tidak apa-apa, kita tetap support pemerintah, walaupun terjadi pengurangan subsidi, tapi kan ada target untuk peningkatan produksi,” imbuhnya.
Sebagai catatan, perseroan melalui perusahaan anak dan asosiasi memiliki dua Blok eksploitasi minyak dan gas melalui hak Participating Interest, baik secara langsung maupun tidak langsung, yakin Blok Jabung sebesar 8% dan Blok Cepu sebesar 2,2423%.
Dia menyebutkan bahwa RATU masih membuka peluang untuk akuisisi blok baru. “Kita belum bisa publish ya, kita tetap studi, untuk kemudian ke depan tetap ada,” terangnya.
Baca Juga
Resmi Listing di BEI, Saham Raharja Energi (RATU) Langsung ARA ke Rp 1.435
Terkait penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp 624 miliar dengan melepas 543.010.800 saham ke publik dengan harga penawaran Rp 1.150 per saham.
Dana yang diperoleh dari IPO akan dialokasikan untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan, dengan fokus utama pada pendanaan (cash call) di Blok Cepu dan Blok Jabung.
Alokasi dana di Blok Cepu akan digunakan untuk mendukung pengembangan dan peningkatan produksi minyak, sementara alokasi untuk Blok Jabung difokuskan pada pengembangan cadangan migas dan keberlanjutan operasional blok tersebut. Sebagian dana IPO juga akan digunakan untuk kebutuhan operasional perusahaan.
Penggunaan dana ini mencerminkan komitmen perusahaan yang dikendalikan suami Puan Maharani, Happy Hapsoro ini, ikut berkontribusi pada pengembangan energi nasional sekaligus memperkuat posisi perusahaan di industri energi.

