Bank-bank Eropa Akan Luncurkan Perdagangan Kripto di Bawah Regulasi Uni Eropa
JAKARTA, investortrust.id - Bank-bank di Eropa akan meluncurkan perdagangan kripto di bawah Markets in Crypto Assets (MiCA), yakni kerangka regulasi yang disahkan oleh Uni Eropa (UE) untuk mengatur aset kripto, termasuk aset kripto, token digital, dan stablecoin.
Melansir CryptoNewsFlash, Senin (6/1/2025), regulasi MiCA kini sepenuhnya telah aktif, dan jelas bahwa bank-bank memiliki kerangka hukum untuk meluncurkan layanan yang terkait dengan aset kripto. Lebih dari 50 bank di UE siap untuk memulai layanan perdagangan kripto karena meningkatnya minat para nasabah terhadap aset digital.
Anak perusahaan dari salah satu bank terbesar di spanyol Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA) dari Turki yaitu Garanti BBVA mempelopori langkah ini. Lembaga ini diharapkan meluncurkan perdagangan aset kripto menggunakan Bit2Me untuk menunjukkan lebih banyak, dan ini akan menjadi langkah menuju integrasi aset kripto ke dalam sistem perbankan.
Baca Juga
Kepala Penjualan Bit2Me Abel Pena menyatakan, saat ini beberapa bank berencana untuk memasuki pasar aset kripto dan menawarkan layanan perdagangan paling cepat pada kuartal pertama tahun 2025.
Selain itu, beberapa bank besar telah mangadopsi solusi aset kripto ke dalam operasinya. Misalnya Deutsche Bank yang tengah mengerjakan proyek berbasis ethereum menggunakan ZKsync, sementara divisi SG-FORGE dari Société Générale tengah mengembangkan stablecoin yang didukung euro pada XRP Ledger.
Inisiatif ini menyoroti bagaimana lembaga keuangan mapan merangkul teknologi blockchain.
BBVA, dengan aset senilai US$ 857 miliar, menunjukkan pergeseran ke arah integrasi layanan kripto dalam arus perbankan utama. Ekspansi bank ke perdagangan aset digital melalui Garanti BBVA Kripto mencerminkan semakin diakuinya peran aset kripto dalam keuangan modern.
Melalui regulasi MiCA, telah memberdayakan bank dengan meningkatkan kepercayaan mereka dalam menyediakan layanan aset kripto. Tren ini menandakan minat pasar yang kuat dan ingin dipenuhi oleh bank-bank Eropa.
Baca Juga
3 Jenis Kripto Ini Punya Prospek Pertumbuhan Menjanjikan di 2025, Apa Saja?
Menurut para peneliti dan analis, minat terhadap Bitcoin dan jenis aset kripto lainnya terus meningkat. Lembaga keuangan khawatir tentang penyediaan akses nasabah yang aman dan terjamin ke fasilitas perdagangan. Setelah transisi dalam sektor perbankan, semua lembaga lain juga cenderung mencari cara untuk berinvestasi di sektor kripto, menempatkan aset digital dengan kuat dalam sistem keuangan.
Dengan masuknya aset kripto ke dalam sistem perbankan di Eropa, menjadi revolusi besar dalam sistem keuangan. Dengan penerapan layanan kripto yang disesuaikan oleh bank, nasabah akan dapat bertransaksi menggunakan platform teregulasi yang ditawarkan oleh lembaga inti.
MiCA yang memastikan kepatuhan dan keamanan, maka bank berada pada posisi yang tepat untuk menawarkan perdagangan aset digital dengan percaya diri. Peluncuran mendatang di tahun ini akan semakin memperkuat hubungan antara perbankan tradisional dan aset kripto, membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas di seluruh Eropa.

