IHSG Dibuka Terjun ke Bawah 7.000, Sampai Kapan Penurunan Ini?
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabunnga (IHSG), Kamis (19/12/2024), dibuka terjun bebas lebih dari 110 poin (1,93%) hingg ke bawah 7.000. Penurunan dipicu atas koreksi besaer-besaran seluruh sektor saham.
Koreksi ini merupakan yang kelima dalam enam hari beruntun. Penurunan terparah dipicu atas sektor material dasar 1,97%, consumer primer 2,36%, sektor teknologi 2,03%, sektor keuangan 1,09%, dan sektor property 1,23%, dan sektor material dasar 2%.
Baca Juga
MR DIY (MDIY) Listing Perdana, Berikut Kinerja dan Prospek Bisnis
Meski IHSG dibuka terjun bebas, sejumlah saham masih torehkan penguatan, seperti saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik hingga auoto reject atas (ARA) sebanyak 24,47% menjadi Rp 585, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) naik 23,84% menjadi Rp 187, dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) naik 28,57% menjadi Rp 234.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) yang listing perdana hari ini dubuka langsung anjlok. Hingga pulul 09.10 WIB, saham ini telah turun sebanyak 9% menjadi Rp 1.500. Penurunan dalam juga melanda saham PT Golden Flower Tbk (POLU).
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 49,85 poin (0,70%) menjadi 7.107,88. Pemodala sing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 473,97 miliar yang sebagian besar disumbangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 343,62 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 265,16 miliar, dan PT Blibli.com Tbk (BELI) Rp 163,46 miliar.
Baca Juga
Wall Street Ambruk, Dow Anjlok 1.100 Poin dan Catat Penurunan Terpanjang Sejak 1974
Pelemahn IHSG kemarin dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,03%, sektor keuangan 0,54%, sektor infrastruktur 0,93%, sektor property 0,58%, dan sektor consumer non primer 0,49%. Sektor saham yang berhasil menguat hanya consumer primer sebanyak 0,58%.
Meski IHSG kembali anjlok, lima saham lapis tiga ini justru catatkan kenaikan harga hingga auto reject atas (ARA), seperti PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,55% menjadi Rp 148, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 470, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 25% menjadi Rp 675, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,79% menjadi Rp 302, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 25% menjadi Rp 5.700.

