Merger, Potensi Pendapatan XLSmart (EXCL) Capai Rp 45,4 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), serta PT Smart Telcom (SmartTel) akan bersatu menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. Entitas baru ini diproyeksi bisa menorehkan pendapatan Rp 45,4 triliun atau US$ 1,4 miliar (kurs Rp 16.000 per dolar).
Nilai tersebut merupakan gambaran gabungan pendapatan XL Axiata dan Smartfren periode kuartal III-2024, dari masing-masing sebesar Rp 33,8 triliun dan Rp 11,6 triliun sebelum merger. Gabungan dua perusahaan juga dihitung akan mengelola 94,51 juta pelanggan seluler dengan pangsa pasar diproyeksi sebesar 27%.
Baca Juga
Ditargetkan Tuntas Semester I-2025, Merger XL, Smartfren, dan SmartTel Bernilai Rp 104 Triliun
“EBITDA akan menjadi Rp 22,4 triliun setelah merger. Jadi kami akan menjadi perusahaan yang cukup besar, mendekati nomor dua di pasar, berdasarkan jumlah pelanggan,” jelas Group Chief Executive Officer Axiata Group Vivek Sood di Cyber 2 Building, Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Menurut dia, perhitungan-perhitungan tersebut menjadi alasan kedua perusahaan melakukan merger. Setelah menjadi operator seluler berukuran besar, Vivek menegaskan, sektor seluler Indonesia akan berubah menjadi pasar dengan tiga pemain.
“Jadi saya pikir ini telah menjadi salah satu filosofi, nilai jangka panjang bagi konsumen, nilai bagi pemegang saham, dan nilai bagi ekosistem hanya akan datang ketika pasar dikonsolidasikan,” sambung dia.
Fondasi keuangan yang diklaim kokoh, memungkinkan perusahaan untuk berinovasi, tumbuh, dan memberi penghargaan kepada investor.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) dan Smarftren (FREN) akan Dilebur Jadi XLSmart Telecom Sejahtera
Melalui keterangan tertulis, Direktur Utama Smartfren Merza Fachys berpendapat bahwa merger menjadi XLSmart adalah langkah strategis yang dipertimbangkan dengan matang.
Aksi korporasi tersebut, bertujuan menciptakan manfaat signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan. Hal ini disebut mencerminkan komitmen kuat Smartfren dalam memberikan pelayanan prima, meningkatkan konektivitas digital, dan mendorong inovasi di industri telekomunikasi.
“Terdapat peluang yang terbuka lebar bagi kami untuk berperan lebih besar lagi dalam perjalanan penting untuk negara kami. Kami percaya melalui XLSmart, kami mampu melanjutkan komitmen bersama kepada pelanggan dan komunitas di seluruh Indonesia,” terang Merza.
Dia juga mengatakan, penyatuan seluruh kedua entitas akan memperkuat komitmen jangka panjang bersama untuk Indonesia, serta memberi kekuatan dan skala untuk berkontribusi secara berarti terhadap ambisi digital Indonesia.
Baca Juga
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada perkenan Pemerintah Indonesia yang memungkinkan merger terlaksana. Bersama, kami percaya kita dapat membawa kemajuan yang luar biasa untuk ekonomi digital Indonesia,” tutup Merza.
Manajemen XL Axiata menambahkan, merger ini mendukung visi Indonesia untuk masa depan digital yang inklusif. Caranya dengan mempercepat implementasi 5G, kecerdasan buatan, komputasi awan, ketahanan siber, meningkatkan kualitas jaringan, dan mendorong persaingan yang berkelanjutan.
Konsolidasi strategis XLSmart diklaim sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memastikan alokasi spektrum yang efisien, serta menciptakan struktur pasar yang lebih sehat dan bermanfaat kepada seluruh masyarakat.
Grafik Saham EXCL dan FREN

