VKTR Teknologi Serap Capex Rp 400 Miliar, Manajemen Ungkap Peruntukan Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sudah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) sebanyak Rp 400 miliar tahun ini. Nilai tersebut hampir seluruh capex yang dianggarkan tahun 2024 ini.
Direktur Keuangan VKTR Amri Aswono Putro mengatakan, dana tersebut digunakan untuk sejumlah ekspansi, seperti pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah. Selain itu, perseroan telah membeli sejumlah prototype bus listrik yang digunakan untuk trial.
Baca Juga
“Kita telah menganggarkan belanja modal tahun ini sekitar mungkin Rp 400an (miliar). Itu anggaran kita sekitar itu dan sudah digunakan hampir semua,” ujar Amri pada investortrust.id, Selasa (10/11/2024).
Terkait Pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang seluas 4,2 hektare, menurut dia, telah mencapai 99,4% dan fasilitas ini segera beroperasi. Fasilitas ini akan menjadi yang pertama di Indonesia yang mampu memproduksi chassis kendaraan listrik komersial dengan metode CKD.
“Kalau untuk startup, ya, pabrik tersebut mungkin belum fully utilize. Jadi memang akan ramp up dan butuh waktu,” terangnya.
Sebagai catatan, pabrik yang dimiliki VKTR di Magelang, Jawa Tengah memiliki kapasitas produksi sebanyak 1000 bus dan 2000 truk per tahun. Harapannya, dalam waktu 3 tahun, seluruh kapasitas terpakai, sehingga dapat mendukung moda transportasi di Indonesia yang mampu menekan polusi udara dan emisi karbon.
Baca Juga
Laksana, Sinar Jaya, dan VKTR Umumkan Pengiriman Perdana Bus Listrik untuk Armada TransJakarta
“Jadi dalam 3 tahun bagaimana kita bisa menggunakan seluruh kapasitasnya. 3.000 unit produksi itu dalam 3 tahun sudah penuh. Ya paling nggak 90% dari kapasitasnya,” ujar Direktur Utama VKTR Gilarsi Wahju Setijono saat ditemui usai Peluncuran dan Pengoperasian Armada Baru Bus Listrik Transjakarta di Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (10/12/2024).
Saat ini, Amri mengatakan, perseroan juga telah menyediakan sejumlah kendaraan listrik, seperti bis listrik, truk listrik, kemudian transporter dengan ukuran panjang 6 meter, hingga forklift listrik.
Ke depan, VKTR terus berkomitmen untuk berinovasi dan menyediakan solusi transportasi ramah lingkungan, sembari meningkatkan kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Dengan komitmen kuat terhadap keberlanjutan, VKTR optimis akan mampu memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan dan berkontribusi pada transformasi industri transportasi di Indonesia.
“Kita sudah punya target market. Kita sudah susun pipeline tahun 2025 sudah cukup banyak. Hanya pencapaiannya nanti kita lihat closing deal seberapa persen dari pipeline kita,” pungkasnya.

