Harga Emas Masih Tertekan Penguatan Dolar AS Pasca Rilisnya Inflasi AS
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas masih melanjutkan penurunannya pada pagi ini ke zona US$ 2.573 per troy ons pada Kamis (14/11/2024) terbebani oleh penguatan dolar pasca rilisnya Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang meningkat dan kebijakan yang diusulkan Presiden terpilih AS Donald Trump.
Menurut riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) memaparkan, kinerja Dolar AS mencatat kenaikan yang didorong oleh ekspektasi kebijakan fiskal pro-bisnis dan pengetatan perdagangan yang akan diterapkan oleh presiden terpilih Donald Trump.
"Penguatan ini disebabkan oleh potensi inflasi dari tarif perdagangan yang lebih tinggi dan kebijakan imigrasi yang lebih ketat, yang kemungkinan memperlambat rencana pelonggaran suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat," tulis riset tersebut, Kamis (14/11/2024).
Baca Juga
Bitcoin Terus Pecah Rekor, Minat Investor Kini Mulai Bergeser dari Emas ke Aset Digital?
Selain itu, dolar AS mendapat dukungan pasca rilisnya data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS menunjukkan inflasi umum lebih tinggi di bulan Oktober, meskipun semua angkanya sesuai dengan prakiraan para pasar. IHK umum AS secara tahunan naik 2,6% di bulan Oktober dari 2,4% di bulan sebelumnya.
IHK umum bulanan naik 0,2% dari 0,2% sebelumnya dan sama dengan ekspektasi. Sementara itu, IHK inti AS naik 3,3% di bulan Oktober, dari bulan sebelumnya dan perkiraan pasar pada 3,3%. Pada bulan itu naik 0,3%, dari angka yang sama bulan sebelumnya dan perkiraan pasar.
"Pelaku pasar memperkirakan data inflasi yang menguat membuat langkah pelonggaran oleh The Fed kemungkinan berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan," ulasnya.
Baca Juga
Harga Emas Antam Lanjut Turun Rp 11.000 per Gram, Cek Rinciannya
Fokus pasar selanjutnya menantikan Indeks Harga Produsen (PPI) AS dan klaim pengangguran mingguan akan dirilis pada hari Kamis, dengan data penjualan ritel pada hari Jumat. Pernyataan dari Ketua Fed Jerome Powell dan pejabat bank sentral lainnya juga menjadi perhatian.
Riset ICDX menunjukkan saat ini harga emas menurun dengan support beralih ke area US$ 2.560 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.594. Support terjauhnya berada di area US$ 2.525 - US$ 2.480, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.630 - US$ 2.700.

