Di Bawah Kendali Prajogo Pangestu, Laba Atribusi Petrosea malah Anjlok hingga Kuartal III
JAKARTA, investortrust.id – Laba yang dapat diatribusikan PT Petrosea Tbk (PTRO) anjlok setelah berganti pengendali menjadi Prajogo Pangestu. Laba perseroan anjlok dari US$ 10,57 juta menjadi US$ 2,86 juta hingga kuartal III-2024.
Manajemen Petrosea (PTRO) dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (25/10/2024), terungkap penurunan laba dipengaruhi peningkatan beban usaha langsung hingga beban lainnya. Padahal, pendapatan perseroan meningkat dari US$ 418,78 juta menjadi US$ 509,91 juta hingga Sptember 2024.
Baca Juga
Petrosea (PTRO) Milik Prajogo Pangestu Bangun Anak Usaha Baru, Ini Tujuannya
Perseroan mencatatkan pertumbuhan beban langsung dari US$ 363,10 juta menjadi US$ 438,03 juta, beban penjualan dan administrasi naik dari US$ 32,65 juta menjadi US$ 39,35 juta, beban bungan dan keuangan naik dari US$ 13,23 juta menjadi US$ 19,50 juta, beban pajak finan meningkat dari US$ 2,24 juta menjadi US$ 6,82 juta, serta rugi lain bersih menjadi US$ 2,20 juta.
Sebagaimana diketahui Prajogo Pangestu melalui perusahaan yang dikendalikannya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kini tercata sebagai pengendali dengan kepemilikan 41,519% saham PTRO. Sisanya dikuasai PT Caraka Reksa Optimal 34,171% dan masyarakat sebanyak 23,32%.
Sebelumnya, manajeme Petrosea (PTRO) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai US$ 400 juta atau setara Rp 6 triliun untuk tahun 2024-2025. Dana tersebut akan digunakan untuk investasi dalam peralatan pertambangan baru.
Baca Juga
“Pembelian peralatan pertambangan ini dilakukan untuk mendukung proyek-proyek jasa penambangan baru serta sebagai langkah pengembangan bisnis dan keberlanjutan usaha di masa mendatang," kata Direktur PTRO Ruddy Santoso belum lama ini.
Adapun penyerapan capex ini direncakanakan di kuartal IV-2024 sekitar US$ 134 juta dan kuartal I-2025 hingga kuartal II-2025 bisa mencapai US$ 250 juta. “Dana tersebut digunakan untuk proyek-proyek baru yang sebagian besar proyek di Kalimantan Tengah dan digunakan untuk membiayai beberapa proyek baru yang didapatkan tahun 2025,” tambahnya.
Grafik Saham PTRO

