IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Pasar Cermati Sentimen Hapus Utang Petani dan Nelayan
JAKARTA, investortrust.id – PT Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi, indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance pada level 7.675– 7.830, pada Jumat (25/10/2024).
Sementara itu, Pilarmas mencermati bahwa pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh data Initial Jobless Claims turun dari sebelumnya 242.000 menjadi 227.000, namun Continuing Claims mengalami kenaikkan dari sebelumnya 1.869.000 menjadi 1.897.000.
Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, kondisi tadi memberikan gambaran bahwa ketenagakerjaan Amerika Serikat masih terlihat stabil dan cukup baik.
Namun, yang dikhawatirkan pasar adalah situasi dan kondisi Boeing. Co yang memang masih melakukan pemogokan kerja yang dikhawatirkan akan berlanjut kepada rantai pasokan.
“Apabila level pengangguran mengalami kenaikkan, bukan tidak mungkin The Fed akan menurunkan tingkat suku bunga lebih dari 100 bps pada tahun 2025 mendatang, meskipun The Fed hanya memproyeksikan pemotongan 100 bps pada tahun 2025, dengan bertahap sebanyak 25 bps setiap penurunan,” ulas Nico Demus dalam riset hariannya, Jumat (25/10/2024).
Baca Juga
Rekomendasi Beli untuk Saham BRIS, CPIN, BFIN dan BUKA, Cek Target Harganya
Selanjutnya, sentimen lain datang dari tarif yang dikenakan oleh Eropa kepada China yang dimana pada akhirnya China memberikan tekanan kepada produsen mobil China untuk menghentikan ekspansi ke Uni Eropa, karena meningkatnya konflik perdagangan mengenai kendaraan listik.
Adapun, China meminta para produsen untuk menunda pencarian lokasi untuk membangun pabrik dan menunda kesepakatan baru.
Namun demikian, Pilarmas yakin bahwa Uni Eropa juga masih akan membutuhkan China, terutama beberapa negara besar mereka yang juga memiliki kepentingan di China dalam menjual produknya seperti Jerman, dimana produsen mobil mereka mencatatkan penjualan 1/3 berkontribusi dari China.
Pilarmas juga mencermati bahwa sentimen dalam negeri yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini adalah, pemerintah sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk menghapus utang 6 juta petani dan nelayan.
Utang yang akan dihapus adalah utang lama dari krisis moneter 1998 dan krisis ekonomi 2008, dengan jumlah utang antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Meskipun semua utang itu sebenarnya telah dihapusbukukan sejak lama dan ditanggung asuransi perbankan, namun hak tagih bank belum dihapus.
Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada petani dan nelayan untuk kembali mendapatkan kredit dari perbankan dan menghindari rentenir serta pinjaman online. Kami menilai rencana ini akan disambut baik oleh sector mikro atau UMKM dan tentu akan berpengaruh pada peningkatkan penyaluran kredit pada perbankan yang berfokus pada kredit mikro.
Baca Juga
Waspadai Koreksi IHSG Berlanjut, Saham BRIS dan BUKA Layak Dilirik
“Sejauh ini secara dampak, kami melihat relatif terkendali. Namun tentu kita harus perhatikan finalisasi selanjutnya, dan mengukur dampaknya secara mendetail,” tutupnya.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Support: 1.650
Resistance: 1.750
Target harga: 1.740
PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
Support: 835
Resistance: 925
Target harga: 920
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Support: 132
Resistance: 146
Target harga: 145.

