Bagikan

6 Saham Metal Mining Ini Dipertahankan Beli, Pilihan Teratas TINS

JAKARTA, investortrust.id –  BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli enam saham pertambangan logam (metal mining) ini, seiring dengan perkiraan kinerja keuangan hingga kuartal III-2024 sesuai dengan estimasi.

Enam saham perusahaan logam tersebut adalah PT Timah Tbk (TINS) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.400, PT Trimegah bagun Persada Tbk (NCKL) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.300, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.000.

Baca Juga

Laju Penguatan Saham Timah (TINS) Tak Terbendung Didukung Sejumlah Faktor, Harga Bisa ke Level Ini

BRI Danareksa Sekuritas juga merekomendasikan beli saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan target harga Rp 650, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 3.000, dan saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.700.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Christian Sitorus dan Timothy Wijaya mengatakan, harga jual barang tambang logam (metal mining) memang menunjukkan penurunan pada kuartal III-2024 akibat penurunan aktivitas industry dan manufaktur China. Hal ini terlihat dari penurunan harga jual nikel sebanyak 12% kuartal III, sebaliknya harga NPI naik sekitar 3%.

Prospek 6 Saham Metal Mining

Sumber: BRI Danareksa Sekuritas

“Penurunan tersebut kemungkinan berimbas terhadap pendapatan dan laba bersih emiten sektor ini selama kuartal III tahun ini. Meski demikian selama Sembilan bulan tahun 2024, realisasi kinerja keuangan emiten ini diperkirakan masih sesuai estimasi, yaitu pendapatan dan laba bersih setara dengan 80% dari target,” tulisnya dalam riset terbaru, hari ini. 

BRI Danareks Sekuritas memperkirakan pertumbuhan pendapatan sektor metal mining sebanyak 23% dari US$ 6,62 miliar menjadi US$ 8,16 miliar hingga September 2024. Sedangkan proyeksi laba bersih diperkirakan turun dari US$ 701 juta menjadi US$ 556 juta hingga kuartal II-2024.

Baca Juga

Semester II Diprediksi lebih Kuat, Begini Prospek Saham Antam (ANTM)

Satu-satunya emiten tambang logam yang mencatatkan penguatan laba bersih dari kuartal II-2024 menjadi ke kuartal III-2024 adalah TINS dengan perkiraan kenaikan sebanyak 13,1% dari Rp 405 miliar menjadi Rp 458 miliar. Sedangkan NCKL, MBMA, MDKA, ANTM, dan INCO diprediksi catatkan penurunan laba bersih. 

Estimasi Kinerja Keuangan Emiten Metal Mining

Meski mencatatkan penurunan kinerja keuangan, BRI Danareksa Sekuritas optimistis terhadap pemulihan kinerja keuangan enam emiten tambang logam tersebut pada kuartal akhir tahun 2024. Hal ini didukung kinerja operasional yang kuat dan harga jual komoditas lebih baik.

Sedangkan saham TINS menjadi pilihan teratas didukung pengetatan suplai timah dunia akibat penruunan ekspor bijih timah dari Myanmar ke China. Selanjutnya saham ANTM layak jadi pilihan selanjutnya didukung antisipasi peningkatan kontribusi penjualan nikel dan harga jual nikel pada kuartal IV-2024.

Grafik 6 Saham Metal Mining

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024