BlackRock Beri Peringkat Bitcoin “Aman” dan Ethereum “Spekulatif”
JAKARTA, investortrust.id - Dalam analisis baru-baru ini, BlackRock mengklasifikasikan Bitcoin (BTC) sebagai hal yang agak “berbahaya” dan Ethereum sebagai “risiko.” Klasifikasi ini mengubah cara konsumen melihat kripto ini.
Dikutip dari Crypto News Land, Senin (7/10/2024) koin ini bertindak sebagai alternatif moneter universal dan menawarkan perlindungan terhadap ketidakstabilan ekonomi. Investor beralih ke BTC untuk mencegah inflasi, devaluasi moneter, dan masalah perbankan.
Selain itu, laporan BlackRock menyoroti sifat terdesentralisasi Bitcoin dan membandingkannya dengan emas. Investor menganggap Bitcoin sebagai penyimpan nilai, terutama selama krisis ekonomi. Akibatnya, status Bitcoin sebagai aset risk off sesuai dengan perannya dalam melindungi investasi.
Sebaliknya, BlackRock menggambarkan ETH sebagai taruhan berisiko. Klasifikasi ini menekankan aspek spekulatif yang terkait dengan teknologi blockchain. Koin ini mendukung aplikasi otonom, kontrak pintar, dan keuangan terdesentralisasi. Oleh karena itu, nilainya terkait erat dengan perluasan penerapannya di masa depan.
Baca Juga
JPMorgan: Bitcoin dan Emas Diuntungkan dari Ketegangan Geopolitik dan Pemilu AS
Namun, volatilitas Ethereum dapat menimbulkan risiko bagi para trader. Mereka yang tertarik dengan Ethereum bertaruh pada keberhasilan infrastruktur blockchain. Kegembiraan seputar Ethereum muncul dari potensinya untuk mengubah banyak industri melalui teknologi terdesentralisasi. Selain itu, tantangan seperti skalabilitas dan keamanan tetap menjadi perhatian penting bagi masa depan Ethereum dalam jangka panjang.
Analisis BlackRock juga membahas lingkungan persaingan untuk dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin. ETF Bitcoin BlackRock telah melampaui Bitcoin Trust Grayscale dalam hal kas yang dikelola. Pada Mei 2024, ETF BlackRock memiliki $19,5 miliar sementara keuangan Grayscale mencapai US$ 19.385 miliar.
Baca Juga
Produk Investasi Kripto Naik US$ 436 Juta: Bitcoin Melonjak, Ethereum Merosot
Portofolio BTC Grayscale telah menghadapi penarikan besar-besaran sejak persetujuan ETF Bitcoin spot. Para pemegang saham menarik sekitar US$ 17,9 miliar dari dana perusahaan, mengalihkan minat mereka ke ETF BlackRock. Sebaliknya, ETF BlackRock menarik investasi sekitar US$ 16,6 miliar.
Selain itu, biaya manajemen memainkan peran penting dalam kompetisi ini. Grayscale mengenakan biaya 1,5% sedangkan ETF BlackRock hanya mengenakan biaya 0,25%. Perbedaan ini mempengaruhi pilihan investor, mendorong mereka ke pilihan BlackRock yang berbiaya lebih rendah. Grayscale berencana meluncurkan alternatif yang lebih murah agar tetap kompetitif.

