Panin AM Bidik AUM Rp 17 Triliun, Bakal Rilis Reksa Dana Terproteksi Baru
JAKARTA, investortrust.id – PT Panin Asset Management (Panin AM) membidik jumlah dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksa dana mencapai Rp 17 triliun pada tahun ini.
Sebagai catatan, per akhir Agustus 2024, Panin AM telah membukukan AUM sebesar Rp 15,47 triliun apabila tidak termasuk dengan KPD.
Sementara total unit penyertaan reksa dana nasabah di Panin AM sebagaimana dikutip dari laman OJK mencapai 12,22 miliar unit.
Baca Juga
“Masih optimistis tercapai ya, masih ada 3 bulan,” ujar Direktur Panin Asset Management Rudiyanto pada investortrust.id, baru-baru ini.
Lebih lanjut, Rudiyanto menyebutkan bahwa strategi Panin AM untuk meningkatkan AUM hingga akhir tahun adalah mengelola produk yang memiliki kinerja bagus, serta mengupayakan pemasaran produk reksa dana secara langsung ke nasabah Panin AM dan bekerjasama dengan agen penjual.
“Semua channel kita coba buka supaya ke nasabahnya bisa dapat nilai tambah lebih baik,” jelasnya.
Lebih rinci, persentase penjualan produk reksa dana dari Panin AM adalah 95% penjualan melalui Panin AM secara langsung dan sisanya melalui APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana). “Kombinasi, pokoknya APERT kontribusi terhadap dengan kelolaan di Panin AM sangat minim. Jadi lebih dari 95% itu masih dijual sendiri,” terangnya.
Baca Juga
Kurs Rupiah Melemah, Tertekan Panasnya Geopolitik Timur Tengah
Hingga akhir tahun sendiri, Panin AM akan secara berkala meluncurkan reksa dana terproteksi. Rencananya, Panin AM akan kembali meluncurkan produk tersebut pada bulan Oktober ini.
“Jadi kadang 2 bulan sekali, kadang 3 bulan sekali tunggu produknya efektif di OJK atau ada produk obligasi yang cocok. Rencananya nanti di bulan Oktober ini akan tersebut terproteksi baru,” pungkasnya. (CR-4).

