Waskita Beton (WSBP) Ungkap Tren Bisnis Precast hingga Strategi Hadapi Tantangan Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melihat tren bisnis precast di tahun ini meningkat sejalan dengan gencarnya pembangunan infrastruktur Indonesia, sehingga Perseroan optimistis bisnis ini semakin meningkat pada tahun depan.
“Kalau kita lihat tahun ini walaupun tahun politik, kondisi proyek tetap berjalan. Apalagi tahun depan dengan kepemimpinan yang baru tentunya perlu growth economy di tahun depan. Jadi, salah satu yang dilakukan untuk meningkatkan growth tadi, proyek konstruksi harus digenjot,” kata VP of Precast & Post Tension WSBP, Azizul Fajri di Jakarta baru baru ini.
Menurutnya, apabila proyek konstruksi digenjot, secara otomatis bisnis precast akan naik, baik readymix maupun segmen konstruksi. Dirinya menyakini tren bisnis beton ini di tahun yang akan datang semakin baik. Pasalnya tahun ini bagian dari persiapan untuk mencapai pertumbuhan di tahun depan.
Di sisi lain, strategi yang dijalankan WSBP sendiri untuk menghadapi tantangan yang terjadi di tahun ini terutama yaitu terkait kondisi likuiditas masing-masing proyek.
Baca Juga
“Jadi yang kita lakukan untuk menghadapi tantangan tahun ini adalah fokus terhadap likuiditas masing-masing proyek, karena kuncin dari suatu proyek adalah cash flow. Nah ini yang difokuskan, kita buatkan strategi khusus agar perputaran uangnya ini tidak tersendat,” jelas dia.
Di samping itu, sebagai perusahaan yang menghasilan produk, ia juga memaparkan langkah strategis yang digaet WSBP untuk meminimalisir kendala yang berpotensi menghabat pengiriman dan produksi mempersiapkan seluruh resource yang ada di pabrik.
“Jadi di pabrik, produksi di pabrik tuntutannya adalah harus benar, cepat, dan tepat. Jadi resource-resource yang ada di pabrik ini disiapkan bagaimana caranya alat ini rusaknya tidak saat produksi, sehingga material ini tidak mengganggu produksi dan parameter-parameternya produksi ini tetap lancar,” ucap dia.
Baca Juga
Cek Target Harga Saham Syariah Pilihan RHB Sekuritas, Ada SIDO, BANK, SMDR dan MNCN
Kemudian kendala berikutnya terkait pengiriman, Azizul menegaskan terdapat faktor internal dan faktor eksternal. Terkait faktor internal untuk pengiriman Perseroan menyiapkan stok untuk mengidentifikasi produk-produk per proyek agar misalnya diangkut ke kapal tongkang tidak terjadi kendala.
“Lalu faktor eksternal yaitu kondisi di jalan dan akses di proyek, kita tempatkan tim khusus yang mengevaluasi kondisi jalan dan kondisi di proyek. Jangan sampai produk yang sudah dikirim bagus dari pabrik, tapi setelah sampai proyek karena kondisi akses dan jalannya tidak bagus, produknya jadi rusak,” tandas dia.
Grafik Harga Saham WSBP secara Ytd:

