Makan di Resto Khas Indonesia Ini Bisa Bayar Pakai Bitcoin Loh
JAKARTA, investortrust.id - Lestari Indonesisch Restaurant, sebuah restoran yang menyajikan hidangan otentik khas Indonesia di Belanda menerima pembayaran menggunakan Bitcoin (BTC). Langkah ini sejalan dengan tren bisnis yang lebih luas yang menggunakan mata uang kripto, khususnya Bitcoin untuk bertransaksi.
“Restoran Indonesia Lestari kini menerima pembayaran Bitcoin. Kami mengadakan pertemuan hebat disana kemarin, makanannya fantastis dan pasangan pemiliknya adalah tuan rumah yang luar biasa,” tulis @bitcoinstad dalam X dikutip Senin (9/9/2024).
Dalam video yang diunggah pada 7 September 2024 oleh Arnhem Bitcoinstad, nampak seorang pria dari pihak restoran tengah menempelkan stiker Bitcoin di pintu masuk restoran sebagai penanda bahwa mereka menerima pembayaran dengan Bitcoin.
Arnhem Bitcoinstad mengkonfirmasi bahwa layanan pembayaran ini dapat diakses melalui sejumlah walet Lightning Network, seperti Phoenix, Zeus, Blink, Wallet of Satoshis, Relai, dan Strike.
Arnhem Bitcoinstad untuk informasi merupakan lembaga yang membantu pemilik bisnis menerima Bitcoin dan menyelenggarakan sesi informatif tentang aset kripto nomor wahid tersebut. Secara berkala, Arnhem Bitcoinstad memberikan kuliah tentang Bitcoin di universitas, perguruan tinggi, dan perusahaan di Belanda.
Baca Juga
Hal baru ini lantas mendapat sambutan antusias dari para pengguna X. Beberapa penggemar Bitcoin bahkan menyatakan keinginan mereka untuk mengunjungi restoran yang berlokasi di Nieuwstraat 50 HX Arnhem tersebut.
“Wow. Restoran Indonesia yang menerima pembayaran #Bitcoin,” tulis @warunk_digital.
“Saya tidak sabar untuk berkunjung dan mencoba makanan lezat serta sistem pembayaran. Terima kasih!,” tulis @ocean_lawyer.
“Keren! Akan mengunjungi restoran ini suatu hari nanti,” tulis @0xVoxy.
Penggunaan aset kripto di Belanda diketahui merupakan hal yang lumrah, hal itu berbeda dengan di Indonesia. Cryptocurrency sebagai alat pembayaran, baik itu Bitcoin atau jenis koin kripto lainnya, masih belum diterima secara legal atau sah di Indonesia.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia. Bahkan menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI) penggunaan cryptocurrency sebagai mata uang hukumnya haram. Kenapa kripto haram? Karena mengandung gharar, dharar dan bertentangan dengan UU 7/2011 dan Peraturan BI 17/2015.
Baca Juga
Mengutip b2binpay, ada beberapa restoran yang menerima pembayaran melalui Bitcoin dan kripto populer lainnya. Misalnya saja Burger King dalam bentuk gift card sebagai alternatif pembayaran yang menerima kripto sejak 2023, lalu Subway sejak 2014, KFC sejak 2018.
Selain itu ada juga di Perancis, kelompok pebisnis yang berkembang pesat seperti Bouchon-comptoir Brunet. Bahkan surat kabar terbesar di Perancis, Le Figaro, melaporkan beberapa item menu restoran tersebut sekarang hanya tersedia untuk pelanggan yang membayar BTC.
Kemudian McDonald's sebagai tempat penyedia makanan cepat saji multinasional mulai menerima Bitcoin sebagai salah satu metode pembayarannya. Sistem pembayaran menggunakan BTC ini diaplikasikan di Kota Lugano, sebuah wilayah di Swiss.
Bitcoin, mata uang kripto pertama di dunia, telah mengalami peningkatan popularitas yang signifikan selama beberapa tahun terakhir, dan Belanda tidak terkecuali dalam tren ini. Seiring dengan semakin populernya mata uang digital, Bitcoin semakin mudah diakses oleh khalayak yang lebih luas, mulai dari investor berpengalaman hingga konsumen sehari-hari.
Salah satu alasan utama meningkatnya popularitas Bitcoin di Belanda adalah aksesibilitasnya yang semakin meningkat. Di masa lalu, memperoleh dan menggunakan Bitcoin merupakan proses yang rumit yang membutuhkan pengetahuan teknis tingkat tinggi.
Namun, kini lanskapnya telah berubah secara drastis. Sejumlah platform dan bursa yang mudah digunakan memungkinkan individu untuk membeli, menjual, dan menyimpan Bitcoin dengan mudah. Selain itu, infrastruktur keuangan yang kuat di Belanda dan populasi yang melek teknologi menjadikan negara ini tanah subur bagi pertumbuhan adopsi kripto. Sikap pemerintah Belanda yang relatif terbuka terhadap aset kripto turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan Bitcoin.

